Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Duel Mantan Timnas Warnai Grup U, Celebest FC Tantang Persebi Boyolali

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Selasa, 9 Juni 2026 | 15:27 WIB
Pelatih Celebest FC, Lukman Masiara. (Dok. Celebest FC)
Pelatih Celebest FC, Lukman Masiara. (Dok. Celebest FC)

SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Performa impresif Celebest FC pada fase 64 besar Liga 4 Nasional 2025/2026 belum membuat tim asal Sulawesi Tengah itu berpuas diri. Tantangan yang lebih berat kini telah menanti setelah mereka memastikan langkah ke babak 32 besar, fase yang mulai mempertemukan tim-tim terbaik dari seluruh Indonesia.

Tim berjuluk Tanduk Anoa tersebut tergabung di Grup U bersama Persebi Boyolali, Wamena United, dan Persada Sumbawa Barat Daya.

Seluruh pertandingan grup akan berlangsung di Stadion Kebo Giro, markas Persebi Boyolali. Kondisi tersebut membuat wakil Jawa Tengah memiliki keuntungan tersendiri sebagai tuan rumah, baik dari sisi adaptasi lapangan maupun dukungan suporter.

Baca Juga: Ketika Hantu Panik Jadi Bahan Meme, Ini Sinopsis Film Cek Khodam

Lukman Masiara Minta Pemain Lupakan Hasil Sebelumnya

Pelatih Celebest FC, Lukman Masiara, menegaskan bahwa seluruh pencapaian pada fase sebelumnya harus segera dilupakan. Menurutnya, keberhasilan menyapu bersih tiga laga di babak 64 besar tidak akan berarti jika tim gagal menjaga fokus pada fase berikutnya.

"Fokus kita sekarang adalah babak 32 besar. Kami lupakan hasil di babak sebelumnya dan harus lebih keras lagi dalam berlatih," ujar Lukman.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa Celebest tidak ingin terjebak dalam euforia kemenangan. Sebab, lawan-lawan yang akan dihadapi kali ini datang dengan kualitas yang jauh lebih kompetitif.

Persebi Boyolali melangkah sebagai juara Grup I, sementara Wamena United berstatus runner-up Grup J dan Persada Sumbawa Barat Daya lolos sebagai peringkat kedua Grup L.

Baca Juga: Menapaki 14 Perhentian Jalan Salib Gua Maria Mojosongo Solo

"Tidak ada yang ringan. Untuk itu, saya mau para pemain juga harus meningkatkan konsentrasi dalam setiap pertandingan di 32 besar," tegasnya.

Duel Pelatih Berlabel Timnas Indonesia

Babak 32 besar juga menghadirkan cerita menarik di luar lapangan. Celebest FC kembali akan berhadapan dengan tim yang ditangani mantan pemain Timnas Indonesia.

Pada fase sebelumnya, Celebest sukses melewati ujian dari Ellie Aiboy yang menangani Persiker Keerom.

Kini tantangan berikutnya datang dari Indriyanto Nugroho, sosok yang dikenal sebagai salah satu penyerang terbaik Indonesia pada masanya.

Indriyanto atau yang akrab disapa Nunung saat ini dipercaya menukangi Persebi Boyolali. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya Persebi memperkuat fondasi tim saat memasuki putaran nasional.

Meski memiliki reputasi besar sebagai mantan pemain nasional, karier kepelatihan Indriyanto masih relatif baru. Sebelumnya ia lebih banyak berkiprah sebagai asisten pelatih, termasuk di lingkungan tim nasional kelompok usia.

Baca Juga: Perempuan di Nguter Sukoharjo Ditemukan Meninggal Membusuk dalam Kamar Terkunci

Selain Indriyanto, Lukman juga harus menyiapkan strategi menghadapi Thomas Madjar dan Adnan Mahing.

Nama Adnan bukan sosok asing dalam sepak bola nasional. Ia pernah menjadi bagian dari Persikota Tangerang pada era kejayaan klub tersebut di penghujung 1990-an hingga awal 2000-an.

Modal Sempurna dari Solo

Meski menghadapi lawan-lawan yang lebih berat, Celebest FC memiliki bekal yang cukup menjanjikan.

Tim yang mendapat dukungan dari ESSA Energy itu tampil sempurna pada fase 64 besar yang berlangsung di Solo. Mereka berhasil meraih tiga kemenangan beruntun dan keluar sebagai salah satu tim paling konsisten pada putaran tersebut.

Celebest membuka perjalanan dengan mengalahkan Persiker Keerom 3-1. Mereka kemudian menundukkan Perslotim Lombok Timur 1-0 sebelum menutup fase grup dengan kemenangan 2-1 atas PS Mojokerto Putra.

Baca Juga: Persis Solo Berburu Pelatih Baru, Aji Santoso Menguat dalam Bursa Kandidat

Catatan sembilan poin dari tiga pertandingan menjadi modal penting bagi Celebest FC untuk menghadapi tekanan yang lebih besar di Boyolali.

Namun, tantangan sesungguhnya baru dimulai. Bermain di kandang lawan, menghadapi pelatih-pelatih berpengalaman, serta persaingan memperebutkan tiket promosi membuat fase 32 besar diprediksi menjadi ujian paling menentukan bagi ambisi Celebest FC menuju Liga 3 musim depan. (hj/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#stadion kebo giro #Celebest FC #Pelatih Celebest FC Lukman Masiara #Persebi Boyolali #liga 4 nasional