SOLOBALAPAN, OLAHRAGA — Tim Nasional (Timnas) Indonesia memiliki peluang emas untuk memperbaiki posisi secara signifikan di tabel pemeringkatan FIFA.
Syaratnya, anak asuh pelatih John Herdman ini harus mampu memaksimalkan dua laga krusial FIFA Matchday pada Juni 2026.
Dua lawan yang akan dihadapi Skuad Garuda di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, bukanlah tim sembarangan. Mereka adalah Oman (5 Juni 2026) dan Mozambik (empat hari berselang).
Selain sebagai ajang uji taktik dan kekuatan tim, hasil positif dari dua pertandingan ini akan memberikan dampak langsung dan masif terhadap posisi Indonesia di ranking dunia.
Ketimpangan Peringkat Jadi Ladang Poin
Berdasarkan rilis data terkini, posisi Oman dan Mozambik berada jauh di atas Indonesia.
Kondisi ini justru sangat menguntungkan, karena kemenangan atas tim dengan peringkat lebih tinggi akan menghasilkan pundi-pundi poin yang jauh lebih besar.
Berikut adalah perbandingan peringkat dan poin ketiga negara sebelum laga dimulai:
| Negara | Peringkat FIFA | Total Poin Saat Ini |
| Oman | 79 | 1.313,46 |
| Mozambik | 101 | 1.224,31 |
| Indonesia | 122 | 1.144,88 |
Hitung-hitungan Proyeksi Poin Timnas Indonesia
Laga melawan Oman dan Mozambik berstatus sebagai pertandingan persahabatan internasional resmi di kalender FIFA, sehingga bobot pertandingan (match weight) dikalikan dengan angka 10.
Jika Timnas Indonesia sukses menyapu bersih kemenangan, berikut adalah skenario penambahan poin yang akan didapat:
-
Menang vs Oman: Skuad Garuda akan mendapat tambahan sekitar +6,56 poin. Jumlah ini membuat poin Indonesia naik sementara dari 1.144,88 menjadi 1.151,44 poin.
-
Menang vs Mozambik: Kemenangan di laga kedua akan memberikan tambahan sekitar +5,69 poin.
-
Total Akumulasi Poin: Jika dua skenario kemenangan itu terwujud, total poin Timnas Indonesia akan meroket menjadi sekitar 1.157,14 poin (akumulasi penambahan total +12,26 poin).
Potensi Meroket ke Peringkat 118 Dunia
Tambahan 12,26 poin terbilang sangat signifikan mengingat persaingan di sekitar peringkat 117 hingga 122 dunia saat ini amat rapat. Dengan proyeksi total 1.157,14 poin, Skuad Garuda berpeluang melompat 4 tangga dari peringkat 122 ke posisi 118 dunia.
Jika skenario ini berjalan mulus (dan negara-negara pesaing tidak mengalami penambahan poin besar), Indonesia dipastikan akan menggusur empat negara sekaligus, yakni:
-
Togo
-
Namibia
-
Sierra Leone
-
Korea Utara
Peluang untuk naik lebih tinggi lagi juga masih sangat terbuka. Saat ini, Sudan menempati peringkat 117 dengan perolehan 1.157,22 poin.
Artinya, selisih poin antara Indonesia dan Sudan (jika Indonesia menang 2 kali) hanya terpaut 0,08 poin. Apabila Sudan terpeleset dan kehilangan poin dalam agenda internasionalnya, posisi 117 bisa direbut oleh Garuda.
Tentu saja, hitungan ini masih bersifat proyeksi dan ranking resmi baru akan diperbarui oleh FIFA setelah seluruh rangkaian pertandingan internasional periode Juni ini selesai.
Namun, dua kemenangan ini jelas akan menjadi modal kepercayaan diri yang vital untuk mendekatkan Timnas Indonesia pada target menembus 100 besar dunia.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo