JAKARTA, SOLOBALAPAN.COM – Menjelang berakhirnya kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim 2025/2026, tensi di luar lapangan justru kian mendidih.
Rumor bursa transfer mulai memanas dengan menyeret nama kandidat kuat Pemain Terbaik (Best Player) musim ini, Mariano Peralta.
Winger haus gol milik Borneo FC Samarinda tersebut dilaporkan masuk radar bidikan utama Persija Jakarta.
Macan Kemayoran dikabarkan kepincut berat untuk mendaratkan pemain asal Argentina ini demi merombak dan mempertajam lini serang mereka yang dinilai kurang menggigit sepanjang musim.
Respons Mengambang Manajemen Borneo FC
Menanggapi rumor yang makin liar di media sosial, manajemen Borneo FC Samarinda tampaknya memilih untuk bermain aman dan enggan tergesa-gesa memberikan kepastian. Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, tidak menampik adanya ketertarikan dari klub ibu kota, namun ia juga belum mau membuka kartu.
"Itu belum bisa kami jawab. Kami masih fokus dengan kompetisi saat ini," ujar Dandri saat dimintai konfirmasi.
Lebih lanjut, Dandri melempar bola panas ini ke tingkat atas. Ia meminta para suporter dan media untuk bersabar menunggu keputusan final dari pemilik klub. "Nanti mungkin akan mendengar kabar langsung dari bos, Nabil Husein," tambahnya.
Meskipun belum ada hitam di atas putih, jawaban mengambang dari manajemen Pesut Etam ini justru memperkuat spekulasi bahwa negosiasi di balik layar antara Persija dan pihak Peralta memang sedang dijajaki.
Statistik Monster Mariano Peralta Musim Ini
Ketertarikan Persija Jakarta sangatlah rasional. Menengok performa Peralta bersama Borneo FC sepanjang musim 2025/2026, pemain berusia 26 tahun ini mencatatkan statistik "monster" yang menjadikannya salah satu legiun asing paling menakutkan di Indonesia.
Rapor Performa Mariano Peralta Musim 2025/2026:
| Sektor Kontribusi | Catatan Statistik |
| Penampilan | 33 Pertandingan |
| Gol | 18 Gol |
| Assist | 13 Assist |
| Total Tembakan (Akurasi) | 79 Tembakan (51 On Target) |
| Atribut Bertahan | 29 Tekel, 25 Intersepsi, 10 Sapuan |
| Kedisiplinan | 2 Kartu Kuning, 0 Kartu Merah |
Baca Juga: Markiplier Bawa Game Viral Jadi Film Bioskop, Iron Lung Disebut Adaptasi Horor Paling Ambisius 2026
Peralta bukan sekadar penyerang sayap yang malas. Selain memiliki efektivitas tinggi dalam mengonversi peluang menjadi gol, ia juga aktif turun ke belakang membantu pertahanan.
Catatan kedisiplinannya pun luar biasa; bermain ngotot di 33 laga namun hanya mengoleksi dua kartu kuning tanpa satu pun kartu merah.
Kebutuhan Mendesak Macan Kemayoran
Bagi Persija Jakarta, mendatangkan pemain dengan profil sekaya Peralta adalah harga mati jika ingin kembali ke jalur juara musim depan.
Evaluasi besar-besaran diprediksi akan dilakukan manajemen Macan Kemayoran, mengingat lini depan mereka musim ini kerap buntu saat menghadapi tim-tim dengan pertahanan rapat.
Uang melimpah dan nama besar Jakarta akan menjadi magnet kuat untuk merayu Peralta keluar dari Segiri. Kini, keputusan ada di tangan Nabil Husein: mempertahankan sang aset berharga atau melepasnya dengan nilai transfer yang fantastis. (fiq/ali/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto