Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Ngeri! Lini Belakang Timnas Indonesia Era John Herdman Tembus Rp 412 Miliar, Jay Idzes & Kevin Diks Pimpin Pertahanan Mewah Garuda!

Damianus Bram • Selasa, 17 Maret 2026 | 14:17 WIB

Kevin Diks mencetak dua gol penalti dan jadi pemain Timnas Indonesia dengan rating tertinggi lawan Arab Saudi.
Kevin Diks mencetak dua gol penalti dan jadi pemain Timnas Indonesia dengan rating tertinggi lawan Arab Saudi.

SOLOBALAPAN.COM – Timnas Indonesia dipastikan memiliki lini pertahanan yang sangat tangguh sekaligus mewah pada gelaran FIFA Series 2026.

Di bawah asuhan pelatih John Herdman, nilai pasar (market value) barisan belakang Garuda menembus angka fantastis, yakni Rp 412,38 miliar.

Angka ini menjadikan sektor pertahanan Indonesia sebagai salah satu yang paling berkelas dan disegani di level Asia, mengombinasikan pengalaman liga elite Eropa dengan talenta lokal terbaik.

Duo "Monster" Serie A dan Bundesliga

Sorotan utama tentu tertuju pada sang kapten, Jay Idzes. Bek andalan US Sassuolo ini memegang nilai pasar tertinggi di skuad Garuda dengan Rp 173,82 miliar.

Konsistensinya di Liga Italia dengan mencatatkan 28 penampilan musim ini menjadi jaminan mutu bagi pertahanan Indonesia.

Tak sendirian, Jay didampingi oleh Kevin Diks yang merumput di Borussia Monchengladbach.

Pemain dengan nilai pasar Rp 86,91 miliar ini tampil impresif di Bundesliga dan sering dipercaya sebagai eksekutor penalti, membuktikan kematangan mentalnya di kompetisi tertinggi Jerman.

 

Kekuatan Sayap Modern: Verdonk hingga Dean James

Di sisi sayap, John Herdman punya opsi mewah dalam diri Calvin Verdonk (LOSC Lille) yang memiliki nilai pasar Rp 52,14 miliar.

Ditambah lagi dengan kecepatan Dean James (Go Ahead Eagles) yang berharga Rp 34,76 miliar, Indonesia memiliki bek sayap modern yang seimbang dalam menyerang maupun bertahan.

Kedalaman skuad semakin ngeri dengan kehadiran:

Daftar "Pemain Mahal" di Lini Belakang Garuda

Berikut adalah rincian market value para pemain belakang andalan John Herdman:

Nama Pemain Klub (Liga) Nilai Pasar
Jay Idzes US Sassuolo (Italia) Rp 173,82 Miliar
Kevin Diks B. Monchengladbach (Jerman) Rp 86,91 Miliar
Calvin Verdonk LOSC Lille (Prancis) Rp 52,14 Miliar
Dean James Go Ahead Eagles (Belanda) Rp 34,76 Miliar
Justin Hubner Fortuna Sittard (Belanda) Rp 12,17 Miliar
Nathan Tjoe-A-On Willem II (Belanda) Rp 12,17 Miliar
Elkan Baggott Ipswich Town (Inggris) Rp 10,43 Miliar
Sandy Walsh Buriram United (Thailand) Rp 12,17 Miliar

Kekuatan Lokal yang Tak Boleh Diremehkan

Meski didominasi pemain diaspora, John Herdman tetap memberikan ruang bagi bek lokal berkualitas.

Rizky Ridho (Persija Jakarta) tetap menjadi salah satu bek terbaik di kompetisi domestik yang mampu bersaing di level internasional.

Selain Ridho, nama-nama seperti Dony Tri Pamungkas, Fajar Fathurrahman, Muhammad Ferrari, hingga Yance Sayuri memberikan kedalaman skuad yang luar biasa.

Kombinasi ini membuat Indonesia memiliki variasi taktik yang fleksibel, baik dalam skema tiga bek maupun empat bek sejajar.

Era Baru "Tembok Raksasa" Indonesia

Total nilai Rp 412,38 miliar bukan sekadar angka di atas kertas. Ini adalah cerminan dari peningkatan kualitas individu pemain Indonesia di mata dunia.

Era John Herdman diharapkan menjadi titik balik di mana lini belakang yang solid menjadi kunci utama untuk menaklukkan tim-tim besar di Asia.

Kini, publik menanti sejauh mana "Tembok Raksasa" setengah triliun ini mampu menjaga kesucian gawang Garuda di ajang FIFA Series mendatang. (dam)

Editor : Damianus Bram
#jay idzes #Skuad #John Herdman #timnas indonesia #Kevin Diks #garuda