SOLOBALAPAN.COM – Persija Jakarta tengah dihantui tren negatif terkait konsistensi lini pertahanan mereka.
Hasil imbang 2-2 melawan Borneo FC di Jakarta International Stadium (JIS), Selasa (3/3/2026), kembali mengonfirmasi "penyakit" Macan Kemayoran yang sering kecolongan saat laga memasuki fase akhir.
Kapten Persija, Rizky Ridho, tak menampik bahwa hilangnya fokus di momen krusial menjadi biang kerok kegagalan timnya mengamankan poin penuh.
Statistik Ngeri: 14 Gol Terjadi Usai Turun Minum
Berdasarkan data distribusi gol, gawang Persija musim ini sudah kebobolan sebanyak 21 kali. Yang cukup aneh, mayoritas kebobolan justru terjadi di babak kedua.
- Babak Pertama (Menit 1-45): 7 Gol
- Babak Kedua (Menit 45-90): 12 Gol
- Injury Time Babak Kedua (90+): 2 Gol
Total Kebobolan Pasca-Jeda: 14 Gol
Angka ini menunjukkan adanya penurunan konsentrasi yang signifikan setelah para pemain keluar dari ruang ganti.
Pengakuan Rizky Ridho: Kesalahan Individu dan Fokus
Rizky Ridho mengaku sangat sedih harus kehilangan dua poin di kandang sendiri.
Bek Timnas Indonesia itu menyebut minimnya clean sheet musim ini dipicu oleh kesalahan-kesalahan kecil yang berakibat fatal.
“Memang kami masih jarang mencatat clean sheet karena kebobolan, termasuk di menit-menit akhir. Kami harus lebih fokus dan konsentrasi lagi karena mungkin ada kesalahan individu yang mengakibatkan kami kebobolan,” ujar Ridho, Kamis (5/3/2026).
Misi 10 Laga Final Menuju Juara
Meski performa lini belakang tengah disorot, Ridho menegaskan bahwa asa Persija untuk meraih gelar juara belum padam.
Dengan sisa 10 pertandingan, setiap laga kini dianggap sebagai partai final bagi pasukan Thomas Doll.
“Asa untuk menjadi juara belum tertutup. Kami akan terus berjuang di setiap pertandingan karena 10 laga sisa adalah final bagi kami,” tegasnya penuh optimisme.
Disiplin menjalankan instruksi pelatih dan menjaga fokus hingga peluit panjang berbunyi menjadi pekerjaan rumah utama yang harus diselesaikan Persija jika ingin tetap bersaing di papan atas Super League 2025/2026. (dam)
Editor : Damianus Bram