SOLOBALAPAN.COM, BOYOLALI – Laskar Pandanaran resmi pamit dari gelaran Liga 4 Jawa Tengah musim 2025/2026.
Manajemen Persebi Boyolali menggelar acara pembubaran tim di Rumah Dinas Bupati Boyolali pada Senin (9/2/2026) pagi, menyusul kekalahan agregat dari PSIR Rembang di babak perempat final.
Langkah Persebi terhenti setelah gagal membalikkan keadaan di laga tandang.
Pertandingan leg kedua yang sempat tertunda akibat cuaca buruk di Rembang berakhir dengan skor tipis 0-1, menggenapkan kekalahan agregat mereka menjadi 0-2.
Evaluasi Total untuk Musim Depan
Wakil Manajer Persebi, Bambang Wijayanto, menyatakan bahwa pembubaran tim ini juga dibarengi dengan penyelesaian seluruh hak dan kewajiban administrasi pemain serta ofisial.
Selain itu, manajemen juga langsung melakukan evaluasi menyeluruh.
Bambang menyoroti beberapa poin penting yang menjadi bahan evaluasi untuk musim depan:
-
Waktu Persiapan: Musim ini persiapan dinilai terlalu mepet sehingga pembentukan kerangka tim kurang maksimal.
-
Pendanaan: Skema pendanaan perlu diperbaiki agar tim lebih stabil dalam mengarungi kompetisi panjang.
-
Komposisi Pemain: Meski talenta lokal sudah menunjukkan taringnya, kedalaman skuad tetap menjadi catatan penting.
"Saat ini tim sementara dipulangkan sambil menyelesaikan seluruh pemenuhan administrasi. Besok (hari ini, Red) akan dilepas secara resmi oleh Bapak Bupati," ujar Bambang pada Minggu (8/2/2026) sore.
Meskipun gagal mencapai target juara atau promosi langsung, dukungan masyarakat Boyolali terhadap tim bermateri pemain lokal ini tetap mengalir deras.
Manajemen berharap evaluasi tahun ini bisa menjadi pijakan untuk prestasi yang lebih baik di tahun depan. (fid)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo