Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

INTIMIDASI BRUTAL! Kamar Pemain Persik Kendal Ditembaki Kembang Api di Purwodadi: Ofisial Nyaris Terkena, Keamanan Hotel Tak Berdaya!

Damianus Bram • Rabu, 28 Januari 2026 | 12:56 WIB
Suasana di dekat hotel tempat tinggal tim Persik Kendal yang diteror oknum tak bertanggung jawab jelang laga lawan Persipur.
Suasana di dekat hotel tempat tinggal tim Persik Kendal yang diteror oknum tak bertanggung jawab jelang laga lawan Persipur.

SOLOBALAPAN.COM – Suasana mencekam menyelimuti hotel tempat menginap tim Persik Kendal jelang laga penentuan leg kedua babak 16 besar Liga 4 Jawa Tengah melawan Persipur Purwodadi.

Pada Rabu (28/1/2026) dini hari, oknum suporter tuan rumah diduga melakukan serangan teror kembang api bertubi-tubi yang mengancam keselamatan para pemain dan ofisial.

Aksi yang dimulai sejak tengah malam hingga dini hari ini dinilai sudah melampaui batas kewajaran rivalitas sepak bola, karena serangan diarahkan langsung ke area privat tempat pemain beristirahat.

Kronologi Teror Dini Hari: Kembang Api Hantam Kaca Kamar

Baca Juga: MISI STOP KEBOBOLAN! Arema FC Resmi Pinjam Gianluca Pandeynuwu dari Persis Solo: Siap Bersaing dengan Lucas Frigeri dan Adi Satryo!

Aksi intimidasi ini terjadi dalam dua gelombang. Teror pertama pecah sekitar pukul 00.30 WIB di depan Hotel Griya Laksana, tempat rombongan pemain dan official Persik Kendal beristirahat.

Situasi memburuk pada pukul 02.00 WIB ketika oknum suporter tak bertanggung jawab mulai mengarahkan tembakan kembang api langsung ke balkon dan kaca kamar pemain.

Salah satu ofisial tim Persik Kendal yang menyaksikan kejadian tersebut bahkan nyaris terkena kembang api.

Beruntung, tidak ada korban luka dalam insiden itu. Meski demikian, aksi tersebut dinilai berbahaya dan berpotensi mengancam keselamatan pemain serta ofisial tim.

Keamanan Dipertanyakan: Polisi Tak Terlihat di Lokasi

Pihak Persik Kendal menyayangkan minimnya pengamanan di area hotel. Hingga aksi teror berakhir, tidak ada aparat kepolisian yang datang untuk melakukan penindakan.

Padahal, intensitas serangan sudah melampaui batas toleransi psywar antar-suporter dan mengarah pada tindakan kriminal yang membahayakan nyawa.

Tensi Tinggi Leg Kedua di Stadion Krida Bhakti

Intimidasi ini diduga kuat dipicu oleh ambisi tuan rumah untuk membalikkan keadaan.

Persipur Purwodadi saat ini dalam posisi terjepit setelah kalah 0-2 pada leg pertama di Kendal.

Mereka wajib menang dengan selisih minimal tiga gol jika ingin lolos ke babak 8 besar.

Kondisi semakin berat bagi Persik Kendal karena dalam laga sore ini, Rabu (28/1/2026) pukul 15.00 WIB, suporter setia mereka dilarang hadir ke Stadion Krida Bhakti.

Di sisi lain, tiket pertandingan telah habis diborong oleh pendukung tuan rumah, menciptakan situasi "neraka" bagi tim tamu baik di luar maupun di dalam lapangan.

Kekhawatiran Kepemimpinan Wasit

Selain teror fisik, manajemen Persik Kendal juga menyoroti potensi kerugian non-teknis.

Mengingat sejarah keputusan wasit yang kontroversial di laga-laga tandang sebelumnya, Laskar Bahurekso berharap wasit yang memimpin laga sore nanti dapat bertindak adil dan tidak terpengaruh oleh tekanan suporter tuan rumah.

Tekanan Mental di Stadion Krida Bhakti

Teror kembang api ini jelas bertujuan meruntuhkan mental pemain Kendal yang sudah unggul agregat 2-0.

Dengan stadion yang akan dipenuhi pendukung tuan rumah dan larangan hadir bagi suporter tamu, Persik Kendal akan menghadapi tekanan "neraka" di lapangan.

Manajemen Persik Kendal perlu segera melaporkan kejadian ini ke Asprov PSSI Jateng agar ada jaminan keamanan ekstra selama pertandingan berlangsung, guna menghindari insiden yang lebih parah di dalam stadion. (dam)

Editor : Damianus Bram
#suporter #kembang api #Liga 4 Jateng #Persipur #teror #persik kendal