SOLOBALAPAN.COM – Panggung Super League 2025/2026 semakin gemerlap dengan eksodus besar-besaran pemain keturunan Timnas Indonesia.
Hal ini menyusul keputusan sejumlah pilar keturunan Timnas Indonesia untuk melanjutkan karier profesional mereka di tanah air.
Dua nama besar, Shayne Pattynama dan Dion Markx, menjadi sorotan utama dalam bursa transfer paruh musim ini.
Bergabungnya Shayne Pattynama ke Persija Jakarta dan bek muda Dion Markx ke Persib Bandung menjadi bukti bahwa Liga Indonesia kini menjadi destinasi menarik bagi pemain lulusan Eropa.
Setidaknya ada tujuh "Bule Garuda" yang siap bertarung di lapangan hijau tanah air, membawa standar permainan baru yang diharapkan mampu mendongkrak visibilitas liga di kancah Asia.
Persib dan Persija: Destinasi Favorit Pemain Diaspora
Persaingan abadi antara Maung Bandung dan Macan Kemayoran merembet hingga ke bursa transfer pemain naturalisasi.
Persija Jakarta resmi memperkuat tembok pertahanan dengan mendatangkan Shayne Pattynama dan mempertahankan Jordi Amat.
Di kubu rival, Persib Bandung tampil lebih agresif. Tak hanya mengandalkan Thom Haye dan Eliano Reijnders, Maung Bandung baru saja meresmikan bek tengah potensial, Dion Markx.
Mantan pemain NEC Nijmegen U-21 ini diproyeksikan menjadi investasi jangka panjang di lini belakang Persib.
Daftar 7 Pemain Keturunan di Super League 2025/2026
| Nama Pemain | Posisi | Klub Saat Ini |
| Thom Haye | Gelandang | Persib Bandung |
| Eliano Reijnders | Winger/Fullback | Persib Bandung |
| Dion Markx | Bek Tengah | Persib Bandung |
| Jordi Amat | Bek Tengah | Persija Jakarta |
| Shayne Pattynama | Bek Kiri | Persija Jakarta |
| Rafael Struick | Penyerang | Dewa United |
| Jens Raven | Penyerang | Bali United |
Rumor Panas: Ivar Jenner dan Joey Pelupessy Menyusul?
Gelombang ini diprediksi belum akan berhenti. Ivar Jenner, yang telah resmi berpisah dengan Jong Utrecht, kini menjadi rebutan antara Persija Jakarta dan Dewa United.
Sementara itu, Joey Pelupessy yang masih aktif merumput di kasta kedua Belgia bersama Lommel SK, dikabarkan masuk dalam radar utama Persib Bandung untuk memperkuat kedalaman lini tengah.
Meskipun memunculkan pro dan kontra terkait menit bermain pemain lokal, kehadiran para pemain yang pernah menimba ilmu di Eropa ini diharapkan memberikan transfer ilmu taktik dan profesionalisme bagi para pesepak bola di Indonesia. (dam)
Editor : Damianus Bram