SOLOBALAPAN.COM – Persis Solo menatap laga pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026 dengan kepala tegak.
Laskar Sambernyawa dijadwalkan menantang tuan rumah PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Sabtu (4/4/2026) sore, dengan ambisi melanjutkan tren positif mereka.
Kiper andalan Persis, Muhammad Riyandi, memastikan rekan-rekannya dalam kondisi siap tempur meski menyadari mencuri poin dari Juku Eja bukan perkara mudah.
Modal 6 Laga Tanpa Kalah
Persis Solo datang ke Parepare dengan catatan impresif. Dalam enam pertandingan terakhir, anak asuh Milomir Seslija, pelatih sementara mereka belum tersentuh kekalahan (2 menang, 4 imbang).
Kemenangan telak 3-0 atas Bali United di Manahan menjadi bukti sahih bahwa Persis sudah kembali ke jalur yang benar.
”Meskipun laga lawan PSM tidak mudah, kami sudah melakukan persiapan dengan baik. Kami berharap bisa bermain sesuai instruksi pelatih dan membawa pulang tiga poin,” ujar Riyandi, Sabtu (4/4/2026).
Tembok Kokoh Muhammad Riyandi
Sosok Riyandi bakal menjadi kunci di laga sore nanti. Kiper bertinggi 186 cm ini tercatat sudah membukukan 4 clean sheet musim ini dari 17 penampilan.
Ketangguhannya di bawah mistar diharapkan mampu meredam agresivitas lini serang PSM yang dikenal militan saat bermain di kandang sendiri.
Waspada Zona Merah!
Meski sedang tren positif, Persis Solo belum bisa tidur nyenyak. Hingga pekan ke-25, posisi mereka masih tertahan di peringkat ke-15 dengan koleksi 20 poin.
Angka ini sama persis dengan penghuni zona degradasi, Madura United (posisi 16) dan Semen Padang (posisi 17).
Kemenangan atas PSM Makassar bukan sekadar gengsi, melainkan kebutuhan mendesak bagi Persis Solo untuk menjauh dari degradasi. Pasalnya selisih poin dengan PSBS Biak di dasar klasemen hanya terpaut 2 angka.
Disamping itu, hal ini dibutuhkan untuk menjaga momentum, dimana konsistensi di papan bawah sangat diperlukan untuk mengamankan posisi musim depan.
Mampukah Laskar Sambernyawa menjinakkan Juku Eja di rumahnya sendiri? Dukungan doa dari warga Solo sangat dibutuhkan agar tren tak terkalahkan ini terus berlanjut! (dam)
Editor : Damianus Bram