Air PH Tinggi vs Air Biasa: Masing-Masing Punya Kegunaan Bagi Kesehatan Tubuh

Ferry Ardi Susanto • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 20:30 WIB
Ilustrasi, Air pH Tinggi vs Air Biasa.Sumber(Googlefoto).
Ilustrasi air pH tinggi vs air biasa. (Googlefoto)

SOLOBALAPAN.COM - Air minum merupakan kebutuhan utama manusia untuk menjaga fungsi organ dan hidrasi harian.

Namun, belakangan ini tren mengonsumsi air minum ber-pH tinggi (sering dikenal sebagai air alkali) kian populer dan digadang-gadang lebih menyehatkan dibandingkan air minum biasa (pH netral).

Apa sebenarnya perbedaan antara keduanya, dan mana yang lebih unggul untuk kesehatan tubuh?

Baca Juga: Bukan Mangga atau Kedondong, Rujak Ini Ternyata Dibuat dari Pisang Batu

Skala pH (potential of Hydrogen) digunakan untuk mengukur tingkat asam atau basa suatu zat dengan rentang angka 0 hingga 14:

Air minum biasa umumnya memiliki pH netral di kisaran antara 6,5 hingga 7,5.

Air ini merupakan sumber hidrasi standar yang aman dan memenuhi kebutuhan cairan harian tubuh.

Sedangkan air pH tinggi di kisaran antara 8-9,5. Air ini biasanya mengandung mineral alkali seperti kalsium, magnesium, dan kalium, serta memiliki potensi reduksi oksidasi (ORP) negatif yang berfungsi sebagai antioksidan.

Penelitian dan pakar kesehatan mencatat beberapa potensi manfaat dari konsumsi air ber-pH tinggi.

Di antaranya menetralkan asam lambung. Air dengan pH di atas 8,8 dapat membantu menonaktifkan pepsin—enzim utama pemicu gejala asam lambung berlebih (gastroesophageal reflux).

Kemudian meningkatkan hidrasi seluler. Molekul air alkali yang terionisasi berukuran lebih kecil, sehingga dinilai lebih cepat diserap oleh sel-sel tubuh dibandingkan air biasa.

Selain itu, juga menjaga keseimbangan pH tubuh. Konsumsi makanan olahan dan tinggi gula dapat memicu kadar asam berlebih dalam tubuh. Air ber-pH tinggi membantu menjaga kestabilan tingkat keasaman cairan tubuh.

Terakhir, mendukung pemulihan setelah olahraga. Air alkali dipercaya mampu membantu menetralisir akumulasi asam laktat di otot setelah aktivitas fisik yang berat.

Masing-masing jenis air memiliki keunggulan tersendiri. 

Air pH tinggi membantu meredakan asam lambung. Air dengan pH di atas 8,8 mampu membantu menonaktifkan pepsin, yaitu enzim utama pemicu pengikisan dan iritasi saat asam lambung naik (reflux).

Selain itu, hidrasi seluler lebih efektif. Ukuran kluster molekul air yang lebih kecil memudahkannya diserap oleh sel tubuh secara lebih cepat.

Keunggulan lainnya, yakni membantu pemilihan kebugaran setelah olahraga. Air ini menetralkan akumulasi asam laktat di otot setelah aktivitas fisik intensif.

Manfaat mengonsumsi air biasa atau pH netral, di antaranya lebih aman dan tanpa efek samping. 

Sangat aman dikonsumsi dalam jumlah banyak setiap hari tanpa risiko mengganggu tingkat keasaman alami lambung yang dibutuhkan untuk mencerna makanan.

Selain itu, sangat praktis dan ekonomis. Mudah didapatkan di mana saja tanpa perlu biaya tambahan untuk proses pengolahan khusus.

Lalu, mana air minum yang harus dipilih?

Pilih air biasa jika fokus utama adalah memenuhi kebutuhan hidrasi harian tubuh (minimal 2 liter per hari), dengan cara yang praktis, alami, dan hemat.

Sedangkan air pH tinggi sebaiknya diminum sebagai variasi atau terapi pendukung.

Terutama jika sering mengalami masalah asam lambung (GERD) atau rutin melakukan olahraga berat dan butuh pemulihan cairan ekstra.

Secara umum, air biasa sudah sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan hidrasi harian tubuh.

Organ tubuh manusia—terutama ginjal dan paru-paru—sudah memiliki mekanisme alami yang sangat kuat untuk mengatur kestabilan pH darah pada angka ideal (7,35–7,45).

Baca Juga: Daun Talas Bikin Gatal, Kok Malah Dimakan? Kenali Pendap Khas Bengkulu

Namun, air pH tinggi dapat menjadi pilihan tambahan yang baik bagi orang-orang dengan kebutuhan khusus.

Seperti mereka yang sering mengalami masalah asam lambung tinggi atau atlet yang membutuhkan pemulihan cairan lebih cepat.

Baik air biasa maupun air pH tinggi sama-sama menyehatkan.

Hal yang paling utama adalah memastikan ketersediaan pasokan air minum bersih yang bebas dari kuman dan racun, serta memenuhi kecukupan asupan cairan minimal 2 liter per hari. (cindy amelia putri) 

Editor : Ferry Ardi Susanto
cindy amelia putri air biasa air ph tinggi manfaat