Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Daun Talas Bikin Gatal, Kok Malah Dimakan? Kenali Pendap Khas Bengkulu

t
Penulis: tim solobalapan❯
Pendap khas Bengkulu yang dibungkus daun talas.
Pendap khas Bengkulu yang dibungkus daun talas.

Advertisement

SOLOBALAPAN.COM - Daun talas dikenal dapat menimbulkan rasa gatal jika dikonsumsi tanpa pengolahan yang tepat. Di Bengkulu, daun tersebut justru digunakan untuk membungkus ikan berbumbu dalam sajian bernama pendap.

Pendap merupakan salah satu makanan tradisional yang dikenal di Bengkulu, terutama wilayah Bengkulu Selatan dan Kaur. Hidangan ini dibuat dari ikan yang diberi bumbu rempah dan kelapa parut, lalu dibungkus dengan daun talas.

Advertisement

Sekilas, pendap menyerupai pepes karena sama-sama menggunakan ikan yang dibungkus sebelum dimasak. Namun, proses pengolahan pendap membutuhkan waktu jauh lebih panjang.

Ikan terlebih dahulu dibaluri bumbu yang terdiri dari berbagai rempah, seperti cabai, bawang, kunyit dan lengkuas. Kelapa parut juga dicampurkan bersama bumbu sebelum kemudian dilapiskan pada ikan.

Setelah itu, ikan dibungkus dengan daun talas. Bungkusan tersebut biasanya kembali dilapisi daun pisang sebelum dimasak.

Advertisement

Daun talas yang digunakan tidak bisa langsung dimakan. Pengolahannya menjadi bagian penting dalam pembuatan pendap karena daun tersebut perlu dimasak hingga rasa gatalnya hilang.

Proses memasak pendap dapat berlangsung hingga sekitar delapan jam. Bungkusan ikan direbus dalam waktu lama agar ikan matang, bumbu meresap, sekaligus daun talas aman untuk disantap.

Lamanya proses memasak membuat pembuatan pendap tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Air untuk merebus juga perlu dijaga selama proses berlangsung agar bungkusan tetap terendam dan matang dengan baik.

Setelah matang, pendap menghasilkan ikan dengan tekstur lembut dan bumbu yang lebih meresap. Campuran rempah dan kelapa memberikan rasa gurih serta pedas pada hidangan.

Pendap kemudian disajikan sebagai lauk dan menjadi bagian dari kuliner tradisional Bengkulu. Penggunaan daun talas menjadi salah satu ciri yang membedakannya dari olahan ikan berbumbu lainnya.

Advertisement
Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : Berbagai Sumber, solobalapan.com

Artikel Terkait

Di Balik Stigma Mistis: Menguak Makna Luhur Sesajen, Kemenyan, dan Ritual Adat dalam Tradisi Jawa

Di Balik Stigma Mistis: Menguak Makna Luhur Sesajen, Kemenyan, dan Ritual Adat dalam Tradisi Jawa

Mengenal makna dan filosofi di balik tradisi Jawa yang kerap dianggap mistis.

Filosofi Serabi, Jajanan Tradisional yang Menyimpan Makna

Filosofi Serabi, Jajanan Tradisional yang Menyimpan Makna

Serabi putih dan kuah gula merah, perpaduan rasa yang menyimpan filosofi kehidupan.

Kenapa Rambut Gondrong Pernah Dilarang pada Era Soeharto? Ini Alasan di Balik Razianya

Kenapa Rambut Gondrong Pernah Dilarang pada Era Soeharto? Ini Alasan di Balik Razianya

Rambut gondrong pernah dirazia pada era Orde Baru. Simak alasan di balik larangan dan sejarahnya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer