YNTKTS hingga Gercep, Ternyata Ada Istilah “Versi Bule”-nya

Inayah Choirunisa • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 13:00 WIB
Singkatan digital seperti YNTKTS, YTTA, dan Gercep memiliki padanan fungsi dalam bahasa Inggris seperti DAM, IYKYK, dan ASAP. (AI Generate)
Singkatan digital seperti YNTKTS, YTTA, dan Gercep memiliki padanan fungsi dalam bahasa Inggris seperti DAM, IYKYK, dan ASAP. (AI Generate)

SOLOBALAPAN.COM – Kalau sedang membaca percakapan di media sosial, kamu mungkin pernah menemukan singkatan seperti YNTKTS, YTTA, atau MBB. Bagi yang sudah terbiasa, kepanjangannya tentu mudah dipahami.

YNTKTS berarti “Ya Ndak Tahu Kok Tanya Saya”, YTTA merupakan singkatan dari “Yang Tahu-Tahu Aja”, sedangkan MBB berarti “Maaf Baru Balas”.

Menariknya, kebiasaan memendekkan kalimat ternyata bukan cuma dilakukan oleh pengguna bahasa Indonesia. Dalam bahasa Inggris, ada sejumlah singkatan yang digunakan dalam percakapan sehari-hari dan media sosial.

Baca Juga: Selikur, Selawe, sampai Sewidak, Ternyata Ada Makna di Balik Angka dalam Bahasa Jawa

Beberapa di antaranya bahkan memiliki fungsi yang mirip dengan singkatan yang sering digunakan warganet Indonesia.

YTTA dan IYKYK

Pernah melihat tulisan IYKYK di kolom komentar atau unggahan media sosial?

IYKYK merupakan singkatan dari if you know, you know, yang secara sederhana dapat dipahami sebagai “kalau tahu, ya tahu”.

Ungkapan ini biasanya digunakan ketika seseorang merujuk pada pengalaman, lelucon, atau informasi yang hanya dipahami oleh orang-orang tertentu.

Baca Juga: Dari Kulit Putih hingga Makeup, Jejak Kolonialisme dalam Pandangan Cantik di Indonesia

Penggunaannya cukup mirip dengan YTTA atau “Yang Tahu-Tahu Aja”.

Keduanya sama-sama dapat digunakan ketika seseorang tidak ingin menjelaskan sesuatu secara terang-terangan dan membiarkan orang yang memahami konteksnya untuk mengerti sendiri.

MBB dan SLR

Kalau kamu pernah merasa bersalah karena baru membalas pesan setelah beberapa waktu, mungkin istilah SLR terasa familiar.

SLR merupakan singkatan dari sorry, late reply, yang berarti “maaf, terlambat membalas”.

Dalam percakapan bahasa Indonesia, maksud serupa bisa disampaikan dengan MBB atau “Maaf Baru Balas”.

Bedanya, MBB lebih menekankan bahwa seseorang baru memberikan balasan, sedangkan SLR secara langsung meminta maaf karena terlambat membalas.

Namun, keduanya dapat ditemukan dalam konteks percakapan melalui pesan singkat atau media sosial.

Baca Juga: Sultan, Budak Korporat, hingga Kaum Mendang-Mending, Kok Istilah Ini Bisa Populer?

Gercep dan ASAP

“Gercep dong!”

Kata gercep tentu sudah tidak asing bagi pengguna bahasa Indonesia. Istilah ini merupakan kependekan dari “gerak cepat” dan biasanya digunakan untuk meminta seseorang segera melakukan sesuatu.

Dalam bahasa Inggris, ada singkatan ASAP, yaitu as soon as possible.

ASAP berarti “sesegera mungkin” dan biasa digunakan ketika seseorang ingin sesuatu dilakukan tanpa menunggu terlalu lama.

Meski sering dianggap sebagai padanan gercep, keduanya sebenarnya tidak sepenuhnya sama. Gercep lebih bernuansa meminta seseorang untuk bergerak atau bertindak cepat, sedangkan ASAP menekankan waktu pelaksanaan yang diharapkan sesegera mungkin.

YNTKTS dan DAM

Nah, kalau kamu ingin menyampaikan “Ya Ndak Tahu Kok Tanya Saya” tanpa mengetik sepanjang itu, ada istilah bahasa Inggris yang cukup mirip, yakni DAM.

DAM merupakan singkatan dari don't ask me, yang berarti “jangan tanya saya”.

Keduanya sama-sama dapat digunakan ketika seseorang tidak mengetahui jawaban atau tidak ingin memberikan penjelasan mengenai sesuatu.

Namun, DAM biasanya lebih singkat dan langsung. Sementara YNTKTS memiliki nuansa khas bahasa percakapan Indonesia karena bentuk kalimatnya terdengar seperti respons spontan ketika seseorang ditanya sesuatu yang tidak diketahuinya.

DLL dan Etc.

Tidak hanya bahasa gaul, kebiasaan membuat singkatan juga dapat ditemukan dalam bahasa yang lebih formal.

Dalam bahasa Indonesia, kita mengenal dll. sebagai kependekan dari “dan lain-lain”.

Sementara itu, dalam bahasa Inggris terdapat etc., yang berasal dari bahasa Latin et cetera dan berarti “dan hal-hal lainnya”.

Keduanya biasanya digunakan setelah menyebutkan beberapa contoh ketika penulis tidak ingin menuliskan seluruh daftar.

Misalnya, seseorang bisa menulis “buku, majalah, koran, dll.” Dalam bahasa Inggris, bentuk yang serupa adalah “books, magazines, newspapers, etc.”

Beda Bahasa, Sama-Sama Suka Singkat

Munculnya berbagai singkatan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan untuk berkomunikasi dengan cepat bukan hanya milik pengguna bahasa Indonesia.

Media sosial dan percakapan digital membuat orang terbiasa menyampaikan pesan dengan bentuk yang lebih ringkas. Akibatnya, singkatan menjadi cara praktis untuk menghemat waktu sekaligus menciptakan gaya komunikasi yang lebih santai.

Menariknya, setiap bahasa tetap memiliki karakter masing-masing. YNTKTS terasa sangat Indonesia karena menggunakan susunan kalimat yang khas percakapan sehari-hari. Begitu pula IYKYK yang berkembang dari ungkapan bahasa Inggris dan kini mudah ditemukan dalam berbagai unggahan media sosial.

Jadi, kalau selama ini kamu mengira gercep, YTTA, MBB, atau YNTKTS hanya punya “dunia” sendiri di kalangan warganet Indonesia, ternyata pengguna bahasa Inggris juga memiliki sejumlah singkatan dengan fungsi yang mirip.

Beda bahasa, ternyata sama-sama punya cara untuk nggak kebanyakan ngetik. (Ina)

Editor : Inayah Choirunisa
bahasa inggris indonesia singkatan