Sultan, Budak Korporat, hingga Kaum Mendang-Mending, Kok Istilah Ini Bisa Populer?

SOLOBALAPAN.COM – Pernah menyebut seseorang sebagai “sultan” karena baru membeli barang mahal? Atau melihat seseorang mengeluh soal pekerjaan lalu menyebut dirinya sebagai “budak korporat”? Bisa jadi kita tidak sadar bahwa bahasa sehari-hari terus melahirkan istilah baru untuk menggambarkan kebiasaan dan kondisi sosial.
Menariknya, sejumlah istilah tersebut tidak selalu berasal dari bahasa formal. Ada yang mengambil kata yang sudah dikenal, mengubah maknanya, lalu digunakan kembali untuk menggambarkan fenomena tertentu.
Istilah seperti sultan, budak korporat, hingga kaum mendang-mending menjadi contoh bagaimana bahasa berkembang mengikuti kehidupan masyarakat.
Baca Juga: Doraemon dan Kawan-Kawan Kalau Jadi Anak Zaman Sekarang: Siapa Green Flag, Siapa Red Flag?
Sultan Bukan Lagi Sebatas Gelar
Kata “sultan” sebenarnya memiliki sejarah panjang dan berkaitan dengan gelar penguasa dalam tradisi Islam.
Namun, dalam percakapan sehari-hari di media sosial, maknanya dapat bergeser. “Sultan” sering digunakan untuk menyebut seseorang yang dianggap memiliki banyak uang atau mampu membeli sesuatu yang harganya mahal.
Ungkapan seperti “anak sultan” atau “sultan mah bebas” bahkan kerap digunakan sebagai candaan ketika seseorang terlihat memiliki gaya hidup yang dianggap mewah.
Perubahan tersebut menunjukkan bahwa sebuah kata dapat memperoleh makna baru ketika digunakan berulang kali dalam konteks yang berbeda.
Kata yang awalnya memiliki makna berkaitan dengan gelar kemudian digunakan secara informal untuk menggambarkan kondisi ekonomi atau gaya hidup seseorang.
Budak Korporat, Julukan untuk Kehidupan Kantoran
Berbeda dengan “sultan”, istilah “budak korporat” justru menggunakan gabungan kata yang terdengar cukup ekstrem.
Secara harfiah, kata “budak” dan “korporat” memiliki makna yang berbeda. Namun, ketika digabungkan, istilah tersebut digunakan sebagai sebutan bernada humor atau sindiran untuk pekerja yang merasa kehidupannya sangat terikat dengan pekerjaan dan tuntutan perusahaan.



