SOLOBALAPAN.COM - Rutinitas pagi sering kali berjalan serba cepat. Ada yang harus mengejar jadwal kuliah pukul tujuh pagi, berangkat ke kantor sebelum jalanan macet, atau sekadar bersiap untuk bertemu teman di akhir pekan.
Dalam waktu yang terbatas, banyak orang mulai memilih cara berdandan yang lebih praktis. Alih-alih mengaplikasikan banyak lapisan makeup, cukup dengan beberapa produk esensial, wajah sudah bisa terlihat segar dan rapi.
Pilihan tersebut sejalan dengan konsep skinimalism, yakni pendekatan yang menggabungkan perawatan kulit dengan penggunaan makeup secukupnya.
Baca Juga: Sisi Lain Sriwedari, Mencoba Panahan di Tengah Ruang Publik Bersejarah
Jika beberapa tahun lalu riasan dengan coverage tinggi, contour yang tegas, dan berbagai tahapan makeup banyak digemari, kini tampil natural justru menjadi pilihan banyak orang.
Makeup tidak lagi digunakan untuk menutupi seluruh wajah, tetapi untuk menyempurnakan penampilan tanpa menghilangkan karakter asli kulit.
Perubahan ini juga dipengaruhi oleh gaya hidup yang semakin dinamis. Banyak orang menginginkan rutinitas yang lebih efisien, termasuk saat berdandan.
Baca Juga: Mengganti Segelas Minuman Manis dengan Air Putih, Kebiasaan Sederhana yang Berdampak bagi Kesehatan
Menghabiskan waktu puluhan menit di depan cermin setiap pagi tentu tidak selalu memungkinkan. Karena itu, penggunaan produk yang benar-benar dibutuhkan menjadi pilihan yang lebih praktis tanpa mengurangi rasa percaya diri.
Dalam rutinitas makeup minimalis, lima produk biasanya sudah dianggap cukup untuk menunjang penampilan sehari-hari.
Sunscreen menjadi langkah pertama untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari sekaligus menjadi dasar sebelum mengaplikasikan makeup.
Baca Juga: Bikin Bingung? Ini Makna Istilah Fomo hingga Plenger yang Ramai di Media Sosial
Setelah itu, concealer digunakan pada bagian tertentu, seperti bekas jerawat, kemerahan, atau lingkar hitam di bawah mata.
Berbeda dengan foundation yang diaplikasikan ke seluruh wajah, concealer hanya digunakan pada area yang memang membutuhkan sehingga hasilnya tetap ringan.
Agar wajah terlihat lebih segar, banyak orang menambahkan blush pada pipi. Sentuhan warna yang lembut membuat wajah tampak lebih hidup tanpa memberi kesan berlebihan.
Baca Juga: Agnez Mo Bawa Pencak Silat ke Serial Reacher, Kenalkan Budaya Indonesia Lewat Adegan Laga
Berikutnya, lip tint memberikan warna alami pada bibir sehingga penampilan terlihat lebih cerah.
Sebagai pelengkap, maskara digunakan untuk memberi efek bulu mata yang lebih lentik dan mata yang tampak lebih terbuka, bahkan tanpa tambahan eyeliner atau eyeshadow.
Bagi sebagian orang, rutinitas seperti ini terasa lebih sesuai dengan kebutuhan sehari-hari. Misalnya, mahasiswa yang harus berpindah kelas dari pagi hingga sore tentu menginginkan makeup yang ringan dan nyaman dipakai.
Baca Juga: Blush Blindness Lagi Tren, Tapi Apakah Cocok untuk Semua Orang?
Hal yang sama juga dirasakan pekerja yang lebih sering beraktivitas di luar ruangan atau menggunakan transportasi umum.
Makeup yang sederhana umumnya terasa lebih nyaman karena tidak terlalu berat di wajah dan lebih mudah diperbaiki ketika mulai memudar.
Kepraktisan juga menjadi alasan mengapa banyak orang mulai mengurangi isi pouch makeup mereka. Jika sebelumnya harus membawa foundation, contour, bronzer, highlighter, setting spray, hingga beberapa jenis lipstik, kini cukup membawa satu atau dua produk untuk melakukan sentuhan ulang.
Baca Juga: Sering Dianggap Sepele, Pengeluaran Kecil Ini Bisa Membuat Dompet Cepat Menipis
Cara ini membuat tas terasa lebih ringan sekaligus memudahkan saat harus merapikan makeup di sela-sela aktivitas.
Meski demikian, makeup minimalis bukan berarti semua orang harus menggunakan lima produk yang sama. Kebutuhan setiap orang tetap berbeda.
Ada yang merasa cukup memakai sunscreen, lip tint, dan maskara untuk tampil percaya diri. Ada pula yang memilih menambahkan concealer karena ingin menyamarkan bekas jerawat atau blush agar wajah tidak terlihat pucat.
Baca Juga: Sunscreen Makin Populer, Sudahkah Dipakai dengan Tepat?
Intinya, makeup digunakan sesuai kebutuhan, bukan sekadar mengikuti tren.
Konsep skinimalism juga membawa cara pandang yang berbeda terhadap kecantikan. Tekstur kulit, pori-pori, atau bekas jerawat tidak lagi dianggap sebagai sesuatu yang harus ditutupi sepenuhnya.
Sebaliknya, makeup hadir sebagai pelengkap yang membantu menonjolkan bagian terbaik dari wajah tanpa mengubahnya secara berlebihan.
Pendekatan ini membuat banyak orang merasa lebih nyaman dengan penampilan mereka sendiri.
Baca Juga: Sunscreen Makin Populer, Sudahkah Dipakai dengan Tepat?
Pada akhirnya, tren makeup minimalis menunjukkan bahwa tampil rapi tidak selalu membutuhkan banyak produk atau tahapan yang rumit.
Dengan memilih produk yang benar-benar diperlukan, proses berdandan menjadi lebih sederhana, efisien, dan tetap memberikan hasil yang segar.
Di tengah aktivitas yang semakin padat, cara seperti ini menjadi pilihan yang mudah diterapkan tanpa harus mengorbankan kenyamanan maupun rasa percaya diri.
Editor : Adi Pras