SOLOBALAPAN, HIBURAN — Film Masters of the Universe yang dijadwalkan tayang pada tahun 2026 dipastikan akan membawa pendekatan cerita yang segar dan berbeda dari kartun klasiknya.
Alih-alih langsung melempar penonton ke tengah konflik di dunia Eternia, film ini memilih untuk membangun kisah sang pahlawan, He-Man, melalui origin story yang lebih modern dan emosional.
Fokus utama cerita akan menyoroti perjalanan pencarian identitas Prince Adam sebelum ia benar-benar bertransformasi menjadi sang pahlawan legendaris.
Pendekatan Cerita: Mengingatkan pada Kisah Superman
Banyak pengamat menilai bahwa struktur penceritaan film ini memiliki kemiripan dengan kisah asal-usul Superman (Clark Kent).
Baca Juga: Nicholas Galitzine Jadi He-Man, Film 'Masters of the Universe' Tayang 5 Juni 2026!
Prince Adam harus menghadapi kenyataan bahwa ia berasal dari dunia lain dan memikul tanggung jawab besar yang tak pernah ia pilih.
Berikut adalah kronologi latar belakang Prince Adam dalam film terbaru ini:
-
Terasing di Bumi: Pada usia sekitar 10 tahun, Adam terdampar di Bumi dan kehilangan kontak dengan Eternia, termasuk terpisah dari artefak krusial, Sword of Power.
-
Tumbuh sebagai Manusia Biasa: Bertahun-tahun Adam menjalani kehidupan normal di Bumi tanpa menyadari identitas aslinya.
-
Panggilan Masa Lalu: Ia mulai mengalami mimpi aneh dan kilasan ingatan yang secara perlahan menuntunnya pada jati dirinya yang sebenarnya.
-
Kembalinya Sword of Power: Kemunculan pedang peninggalan ini menjadi titik balik kehidupan Adam sekaligus memanggilnya pulang ke Eternia yang tengah kacau balau.
Kembalinya ke Eternia dan Peran Karakter Pendukung
Kepulangan Adam ke Eternia tidaklah mudah. Dunia asalnya telah berubah drastis menjadi tempat yang gelap dan suram akibat invasi sang musuh bebuyutan, Skeletor, yang telah menghancurkan keseimbangan kerajaan dan mengambil alih banyak wilayah.
Dalam film ini, Adam tidak digambarkan sebagai sosok pahlawan yang langsung sempurna secara instan. Ia harus belajar memahami sejarah keluarganya dan menerima takdir barunya. Selama proses penerimaan diri tersebut, Adam tidak berjuang sendirian.
Berikut adalah daftar karakter dan elemen penting yang turut mewarnai perjalanan Adam:
| Karakter / Elemen | Peran dalam Cerita |
| Prince Adam / He-Man | Pewaris takhta Eternia yang berjuang menerima identitas dan tanggung jawab besarnya. |
| Skeletor | Antagonis utama yang telah mengambil alih kendali dan menghancurkan keseimbangan Eternia. |
| Teela | Sekutu penting yang membimbing Adam untuk memahami dunia Eternia yang baru baginya. |
| Duncan (Man-at-Arms) | Mentor dan sekutu taktis yang membantu arah perjuangan Adam. |
| Sword of Power | Artefak ajaib yang menjadi simbol kekuatan He-Man dan penghubung utama Adam ke masa lalunya. |
Perpaduan Visual Epik: Fantasi dan Sci-Fi
Berdasarkan cuplikan trailer dan materi promosi yang telah beredar, Masters of the Universe (2026) menjanjikan tontonan visual yang memanjakan mata dengan memadukan unsur fantasi dan fiksi ilmiah (science fiction) secara apik.
Dunia Eternia akan dibangun dengan atmosfer petualangan epik yang menampilkan kastel mistis, teknologi futuristik, senjata energi, kendaraan tempur mutakhir, hingga kemunculan makhluk peliharaan ikonik seperti Battle Cat.
Pada akhirnya, inti cerita film ini bukan semata-mata tentang aksi pertarungan melawan Skeletor, melainkan eksplorasi mendalam tentang identitas, memikul tanggung jawab, dan keberanian untuk memilih menjadi versi terbaik dari diri sendiri.
Transformasi pahlawan ini dirancang agar terasa jauh lebih emosional dibandingkan aksi pahlawan super pada umumnya.
(ags/did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo