SOLOBALAPAN.COM - Siapkan memori terbaikmu untuk musim panas tahun ini. Perhelatan musik paling ikonik di tanah air, Prambanan Jazz Festival (PJF), resmi mengumumkan jadwal penyelenggaraannya selama tiga hari penuh, yakni pada 3-5 Juli 2026.
Masih setia menempati pelataran Candi Prambanan yang magis, edisi kali ini mengusung tema besar "Celebrate the Joy".
Tema tersebut bukan sekadar jargon. Melalui perayaan tahun ke-12 ini, penyelenggara ingin mengajak para penikmat musik untuk merayakan kembali kebahagiaan sederhana yaitu berkumpul bersama orang tersayang di bawah bayang-bayang candi terbesar di Indonesia.
Daya tarik utama yang paling dinanti tentu saja adalah momen nostalgia. Band legendaris asal Denmark, Michael Learns To Rock (MLTR), dipastikan akan naik panggung untuk mengajak penonton sing along lagu-lagu hits mereka.
Bayangkan, syahdunya lagu "The Actor" atau "25 Minutes" berkumandang tepat saat matahari terbenam (sunset) di balik siluet candi. Benar-benar perpaduan visual dan audio yang juara.
Baca Juga: FPTI Solo Resmi Berganti Nahkoda, Target Juara Umum Porprov 2026 Langsung Dicanangkan
Akan tetapi, PJF 2026 tidak hanya menjual kenangan masa lalu. Festival ini tetap tampil kekinian dengan menghadirkan musisi kelas dunia kebanggaan Indonesia, NIKI, yang siap menyihir penonton di hari kedua. Kehadiran NIKI yang kini tengah naik daun di kancah internasional diharapkan mampu menarik minat generasi Z untuk tetap mengapresiasi warisan budaya melalui medium musik modern.
Kejutan lain yang tak kalah menghebohkan adalah munculnya nama Xdinary Heroes dalam jajaran line-up. Kehadiran band asal Korea Selatan ini menandai semakin luasnya spektrum genre yang dirangkul oleh Prambanan Jazz.
Bagi para pecinta K-Pop, ini adalah kesempatan langka melihat idola mereka tampil dengan latar belakang situs warisan dunia UNESCO yang sangat eksotis.
Selain musisi mancanegara, panggung PJF 2026 juga menjadi rumah bagi talenta lokal terbaik. Nama-nama seperti Kahitna, Mocca, hingga Jikustik siap membawa nuansa romantis yang kental.
Tak ketinggalan, penyanyi muda berbakat jebolan ajang pencarian bakat seperti Salma Salsabil dan Rony Parulian juga akan unjuk gigi, membuktikan bahwa musik Indonesia punya masa depan yang cerah.
Sisi menarik lainnya yang selalu dirindukan adalah keberadaan "Pasar Kangen". Area kuliner ini menjadi oase bagi pengunjung yang ingin beristirahat sejenak sambil menikmati jajanan tempo dulu. Mulai dari dawet ayu, es goyang, hingga nasi liwet, semuanya disajikan dengan nuansa tradisional yang kental, membuat pengalaman menonton konser terasa seperti piknik budaya yang santai.
Baca Juga: Scoopy Punya Adik? Irit dan Punya Pilihan Warna Lucu, Honda Giorno 2026 Bawa Desain Retro Modern!
Penyelenggara juga semakin serius meningkatkan kenyamanan pengunjung di edisi 2026 ini. Berbagai fasilitas pendukung mulai dari area bermain anak (kids area) hingga fasilitas ramah difabel disiapkan dengan lebih matang.
Hal ini membuktikan bahwa Prambanan Jazz Festival adalah acara yang inklusif dan bisa dinikmati oleh siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang tua.
Bagi kamu yang berada di wilayah Solo Raya, akses menuju lokasi festival kini semakin mudah. Hanya dengan menempuh perjalanan singkat melalui jalur darat atau memanfaatkan moda transportasi kereta api, kamu sudah bisa sampai di venue yang megah.
Tak heran jika setiap tahunnya, banyak warga Solo yang sengaja melipir ke Prambanan demi berburu konten estetik sekaligus asupan musik berkualitas.
Untuk urusan tiket, penyelenggara menyediakan berbagai kategori mulai dari Daily Pass hingga VIP Jazzmine yang menawarkan pandangan eksklusif langsung ke arah panggung dan candi.
Mengingat antusiasme yang selalu membludak, pastikan kamu segera mengamankan tiket melalui laman resmi prambananjazz.com. Jangan sampai kehabisan momen magis "nyunset" bareng musisi idola tahun 2026. (Arp/lz)
Artikel ini ditulis oleh Arif Sri, mahasiswa jurusan Etnomusikologi ISI Surakarta.
Editor : Laila Zakiya