SOLOBALAPAN.COM - Puasa bukan hanya sekedar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebuah amalan spiritual yang penuh makna.
Tidak terasa sebentar lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan. Bagi yang masih memiliki kewajiban untuk mengqadha puasa Ramadhan tahun lalu, segeralah untuk menunaikannya.
Niat puasa ganti Ramadhan menjadi penting bagi mereka yang memiliki kewajiban tersebut.
Niat puasa ganti bukan sekadar rangkaian kata, melainkan sebuah komitmen batin untuk memperbaiki kewajiban yang tertunda.
Namun, sebelum ke do'a niat puasa ganti Ramadhan, alangkah baiknya kalian harus mengetahui firman Allah SWT mengenai perintah untuk qadha puasa.
Dalam Firman Allah SWT QS. Al-Baqarah ayat 184 :
فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَۗ
fa mang kâna mingkum marîdlan au ‘alâ safarin fa ‘iddatum min ayyâmin ukhar
Artinya : Maka, siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain.
Bacaan Niat Qadha Puasa
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: Aku berniat untuk mengqadha puasa bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT.
Demikian Firman Allah SWT terkait qadha puasa Ramadhan dan lafal niat puasa qadha Ramadhan. Semoga Allah menerima amal kebaikan dan qadha puasa Ramadhan bagi yang menunaikannya.(mg5/nda)
Editor : Nindia Aprilia