SOLOBALAPAN.COM - Denny Caknan kembali mencuri perhatian dengan merilis lagu terbarunya berjudul "Sinarengan", yang ia nyanyikan bersama sang istri, Bella Bonita.
Lagu ini mendapat respons positif dari penggemar, bahkan dalam waktu singkat langsung dibanjiri pujian di YouTube.
"Sinarengan" merupakan karya ciptaan Denny Caknan sendiri dan diproduksi oleh DC Production.
Baca Juga: Transaksi Ganja Lewat Online, Pasangan Suami Istri di Karanganyar Ditangkap
Musiknya digarap oleh Bayu Onyonk, Soepardi, dan Mas Ishal, menghasilkan aransemen yang apik.
Liriknya mengisahkan tentang perjalanan kehidupan rumah tangga yang penuh suka dan duka.
Namun, di tengah popularitas lagu ini, muncul perbandingan dengan lagu lain yang juga ramai diperbincangkan di media sosial, yaitu "Abab Poso", yang dinyanyikan oleh Gilga Sahid di bulan Ramadan 2025.
Gilga Sahid, yang dikenal sebagai suami Happy Asmara, membawakan lagu “Abab Poso”, sebuah lagu yang semakin viral setelah diunggah oleh akun TikTok dangdut.story.
Video tersebut mengundang berbagai komentar dari warganet. Beberapa di antaranya justru membandingkan lagu "Abab Poso" dengan "Sinarengan", bahkan ada yang mengira bahwa lagu tersebut adalah milik Hendra Kumbara.
"Hargai karyanya, jangan cuma bisa ngehujat." tulis @aprilllllia0.
"Lagu ‘Sinarengan’ berkelahi dengan ‘Abab Poso’." ucap @iniipikachuu.
"Tak kiro lagune dwe jebulen lagune Hendra Kumbara, Ora adoh teko Cover meneh." lanjut @erwin_bdynt
Baca Juga: Jadwal KRL Solo-Jogja 19 Maret 2025: Ayo Berburu Takjil di Kampung Ramadan Jogokariyan!
Perdebatan ini menunjukkan bahwa setiap lagu memiliki penggemarnya masing-masing.
Beberapa warganet menilai bahwa sebaiknya setiap karya diapresiasi tanpa harus dibandingkan atau diperdebatkan secara berlebihan.
Baik Denny Caknan maupun Gilga Sahid adalah dua penyanyi yang memiliki pengaruh besar di dunia musik dangdut Jawa.
Denny Caknan terkenal dengan lagu-lagu berbahasa Jawa yang easy listening dan memiliki lirik menyentuh.
Sementara itu, Gilga Sahid juga dikenal lewat berbagai lagu bernuansa pop Jawa yang khas.
Dengan munculnya perbandingan antara “Sinarengan” dan “Abab Poso”, warganet diharapkan bisa lebih bijak dalam menilai sebuah karya.
Setiap musisi memiliki gaya dan keunikan masing-masing, serta berusaha menghadirkan lagu-lagu terbaik untuk para penggemarnya.
Jadi, daripada memperdebatkan, mungkin lebih baik menikmati kedua lagu ini dengan penuh apresiasi!
Editor : Nindia Aprilia