Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hari Pertama TKA SMP di Solo Lancar, Siswa Akui Soal Matematika Menantang

Alfida Nurcholisah
Penulis: Alfida Nurcholisah❯

Advertisement

Advertisement

Khusyuk : Sesi doa bersama sebelum memasuki ruang TKA di SMPN 25 Surakarta. (ALFIDA NURCHOLISA/SOLOBALAPAN.COM)
Khusyuk : Sesi doa bersama sebelum memasuki ruang TKA di SMPN 25 Surakarta. (ALFIDA NURCHOLISA/SOLOBALAPAN.COM)

Advertisement

SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP di Surakarta pada hari pertama berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

Ujian yang digelar serentak pada gelombang 2 dan 3 sepanjang April ini mengujikan mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia.

Sejumlah sekolah menerapkan sistem ujian dalam beberapa sesi guna menyesuaikan kapasitas ruang dan perangkat. Secara umum, kesiapan teknis maupun peserta dinilai sudah optimal.

Kepala SMP Negeri 25 Surakarta, Sutrisno, menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA berjalan baik, termasuk untuk Asesmen Nasional (AN) yang memiliki sistem serupa. Menurutnya, pemilihan gelombang akhir menjadi strategi efektif untuk meminimalkan potensi kendala teknis.

“Secara sistem lancar. Keunggulan memilih gelombang akhir, jika ada kendala di gelombang sebelumnya sudah bisa diantisipasi, sehingga pelaksanaan lebih optimal,” ujarnya, Senin (13/4).

Ia menambahkan, tampilan aplikasi TKA tidak menjadi hambatan bagi siswa karena sudah familiar dengan sistem AN.

“Anak-anak juga merasa lancar. Dari sisi sistem tidak ada masalah karena tampilannya mirip dengan AN,” jelasnya.

Meski demikian, Sutrisno menekankan bahwa tantangan utama justru terletak pada penguasaan materi. Ia menyebut soal Bahasa Indonesia dan Matematika membutuhkan pemahaman yang cukup mendalam.

Berbagai upaya telah dilakukan sekolah untuk mempersiapkan siswa, mulai dari simulasi resmi, try out dari Dinas Pendidikan, hingga penyediaan buku latihan. Selain itu, guru juga rutin menyisipkan latihan soal dalam kegiatan belajar mengajar.

“TKA ini memang tidak wajib, karena digunakan untuk jalur prestasi ke jenjang berikutnya. Namun kami tetap mendorong siswa untuk ikut sebagai bentuk persiapan,” tambahnya.

Di SMPN 25 Surakarta, sebanyak 246 siswa mengikuti TKA. Pada sesi pertama dan kedua, seluruh peserta hadir dan mengikuti ujian dengan tertib.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 3 Surakarta, Kucisti Ike Ratnaningtyas, menjelaskan bahwa pelaksanaan ujian di sekolahnya dibagi selama empat hari dengan sistem bergiliran berdasarkan kelas.

“Hari ini kelas 9I sampai 9IV, besok dilanjutkan kelas 9V sampai 9VIII. Rabu dan Kamis untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan pola yang sama,” terangnya.

Ia menambahkan, pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan, baik dari sisi akademis maupun mental siswa, termasuk simulasi bersama Dinas Pendidikan serta doa bersama menjelang pelaksanaan.

“Kami sudah optimalkan semua aspek. Harapannya TKA berjalan lancar dan hasil siswa maksimal,” ungkapnya.

Di sisi lain, salah satu peserta dari SMPN 25 Surakarta, Kalista Anindya Maharani, mengaku sempat mengalami kesulitan saat mengerjakan soal Matematika.

“Menurutku hari pertama ini cukup sulit dan waktunya terasa mepet. Soalnya sebenarnya familiar, tapi sempat blank saat mengerjakan,” ujarnya.

Meski begitu, ia mengaku telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari mengikuti try out hingga belajar mandiri melalui platform digital. Ia berharap hasil TKA dapat membantunya melanjutkan pendidikan ke sekolah yang diinginkan.

“Semoga hasilnya bagus dan cukup untuk masuk sekolah yang aku mau,” tandasnya.(alf/an)

Advertisement
Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : solobalapan.com

Artikel Terkait

SPMB SMP Solo Jalur Afirmasi dan Prestasi Rampung, Sejumlah Sekolah Masih Kekurangan Siswa

SPMB SMP Solo Jalur Afirmasi dan Prestasi Rampung, Sejumlah Sekolah Masih Kekurangan Siswa

SPMB SMP Solo jalur afirmasi dan prestasi tahun ajaran 2026/2027 telah selesai. Meski mayoritas kuota terisi, sejumlah sekolah masih menyisakan kursi yang akan dialihkan ke jalur domisili.

Pendaftar SPMB SMP Negeri di Sukoharjo Tembus 8.130, Jalur Domisili Paling Diminati

Pendaftar SPMB SMP Negeri di Sukoharjo Tembus 8.130, Jalur Domisili Paling Diminati

Pendaftar SPMB SMP Negeri Kabupaten Sukoharjo tahun ajaran 2026/2027 mencapai 8.130 calon siswa. Jalur domisili menjadi yang paling diminati, sementara SMP Negeri 1 Sukoharjo tercatat sebagai sekolah favorit.

SPMB Jateng 2026 Dimulai, Kuota Negeri Hanya Tampung 8.000 dari 20.500 Lulusan SMP

SPMB Jateng 2026 Dimulai, Kuota Negeri Hanya Tampung 8.000 dari 20.500 Lulusan SMP

SPMB SMA/SMK Negeri Jawa Tengah Tahun Ajaran 2026/2027 resmi dibuka. Jalur prestasi kini menggunakan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA), sementara jalur afirmasi memakai basis data DTSEN menggantikan DTKS.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer