Benarkah Teh Chamomile Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Inayah Choirunisa • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 13:58 WIB
Penelitian ungkap berbagai manfaat teh chamomile.
Penelitian ungkap berbagai manfaat teh chamomile.

SOLOBALAPAN.COM – Setelah seharian beraktivitas, rasanya memang menyenangkan kalau bisa menutup malam dengan secangkir teh hangat. Salah satu yang sering dikaitkan dengan rutinitas sebelum tidur adalah teh chamomile.

Chamomile bahkan sudah lama digunakan sebagai tanaman herbal dan kerap dipromosikan untuk membantu mengatasi insomnia maupun membuat tubuh lebih rileks. Namun, apakah benar minum teh chamomile sebelum tidur bisa membuat tidur lebih nyenyak?

Jawabannya ternyata tidak sesederhana itu. Penelitian terbaru memang menemukan adanya potensi manfaat chamomile terhadap kualitas tidur, tetapi belum cukup untuk menyebutnya sebagai solusi pasti bagi masalah tidur.

Baca Juga: 5 Transportasi Indonesia yang Kini Tinggal Kenangan, Ada Bajaj Oranye hingga Oplet

Penelitian Menemukan Ada Pengaruh pada Kualitas Tidur

Sebuah systematic review dan meta-analysis yang diterbitkan pada 2024 menganalisis 10 penelitian dengan total 772 peserta untuk melihat hubungan konsumsi chamomile dengan kualitas tidur.

Hasilnya menunjukkan konsumsi chamomile berkaitan dengan penurunan skor Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), alat yang digunakan untuk menilai kualitas tidur. Beberapa penelitian yang ditinjau juga menemukan peserta lebih mudah tertidur dan mengalami lebih sedikit terbangun setelah tidur.

Jadi, ada alasan mengapa chamomile sering muncul dalam pembahasan soal tidur.

Namun, penelitian tersebut juga menemukan beberapa hal yang perlu diperhatikan. Chamomile tidak menunjukkan perbaikan yang konsisten pada durasi tidur, efisiensi tidur, maupun fungsi seseorang pada siang hari. Dengan kata lain, kualitas tidur mungkin membaik pada beberapa aspek, tetapi bukan berarti seseorang otomatis tidur lebih lama atau bangun dalam kondisi jauh lebih bugar.

Baca Juga: 6 Skill yang Diam-Diam Dicari di Dunia Kerja 2026, Bukan Cuma Bisa Pakai AI

Kenapa Chamomile Sering Dikaitkan dengan Tidur?

Chamomile secara tradisional memang digunakan untuk membantu relaksasi dan insomnia, termasuk dalam bentuk teh. Karena dikonsumsi sebagai minuman hangat sebelum tidur, chamomile kemudian cukup lekat dengan rutinitas malam.

Meski begitu, National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH) menyebut bukti klinis mengenai manfaat chamomile untuk insomnia masih belum konklusif. Artinya, penelitian yang ada belum cukup kuat untuk memastikan bahwa chamomile dapat digunakan sebagai penanganan insomnia.

Jadi, secangkir teh chamomile sebelum tidur lebih tepat dipandang sebagai bagian dari rutinitas malam yang menenangkan, bukan pengganti penanganan ketika seseorang mengalami gangguan tidur.

Ada yang Perlu Hati-Hati Minum Chamomile

Meski umumnya aman dikonsumsi dalam jumlah yang biasa ditemukan pada teh dan makanan, chamomile tetap tidak berarti cocok untuk semua orang.

NCCIH mencatat bahwa reaksi alergi dapat terjadi, terutama pada orang yang memiliki alergi terhadap tanaman yang masih satu keluarga seperti ragweed, krisan, marigold, atau bunga daisy. Efek samping yang mungkin muncul antara lain mual, pusing, dan reaksi alergi.

Chamomile juga dapat berinteraksi dengan sejumlah obat. Karena itu, orang yang sedang mengonsumsi obat tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum menggunakan chamomile sebagai produk herbal secara rutin. Informasi mengenai keamanannya selama kehamilan dan menyusui juga masih terbatas.

Jadi, kalau malam ini kamu ingin menikmati teh chamomile, tidak masalah menjadikannya bagian dari ritual sebelum tidur. Hanya saja, jangan buru-buru menganggap secangkir teh tersebut sebagai “obat tidur”.

Penelitian memang menunjukkan adanya potensi manfaat terhadap beberapa aspek kualitas tidur, tetapi bukti ilmiahnya masih terus berkembang. Kalau masalah tidur berlangsung terus-menerus, penyebabnya tentu perlu dicari, bukan sekadar ditutupi dengan secangkir teh hangat.

Editor : Inayah Choirunisa
chamomile penelitian tidur kualitas