Niacinamide dalam Skincare, Sebenarnya Fungsinya Apa?

Rahma Azra Calista • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 18:34 WIB
Membaca label kandungan menjadi salah satu langkah untuk memilih skincare sesuai kebutuhan kulit. (AI Generated)
Membaca label kandungan menjadi salah satu langkah untuk memilih skincare sesuai kebutuhan kulit. (AI Generated)

SOLOBALAPAN.COM - Di tengah banyaknya pilihan skincare yang beredar di pasaran, kandungan produk kini menjadi salah satu hal yang ikut dipertimbangkan sebelum membeli. Tidak sedikit orang mulai mencari tahu bahan aktif yang ada di dalam skincare, salah satunya niacinamide. Kandungan ini mudah ditemukan pada berbagai produk, mulai dari serum, toner, pelembap, hingga masker wajah. Popularitasnya juga semakin meningkat karena sering muncul dalam rekomendasi skincare di media sosial. Meski begitu, masih banyak yang mengenal niacinamide hanya sebatas nama tanpa mengetahui apa sebenarnya fungsi kandungan tersebut.

Niacinamide merupakan salah satu bentuk vitamin B3 yang banyak digunakan sebagai bahan aktif dalam produk perawatan kulit. Penelitian berjudul "Review: Perawatan Kulit dengan Niacinamide Sebagai Bahan Aktif” menjelaskan bahwa niacinamide memiliki beragam manfaat sehingga banyak dimanfaatkan dalam formulasi skincare.

Baca Juga: Skin Flooding, Tren Skincare yang Makin Sederhana

Salah satu manfaat niacinamide adalah membantu menjaga skin barrier atau lapisan pelindung alami kulit. Lapisan ini berfungsi menjaga kelembapan kulit sekaligus melindunginya dari paparan debu, polusi, bakteri, dan faktor lingkungan lainnya. Saat skin barrier terjaga, kulit tidak mudah kehilangan kelembapan sehingga risiko iritasi pun dapat berkurang.

Selain itu, niacinamide juga dikenal dapat membantu menyamarkan hiperpigmentasi atau noda hitam. Kandungan ini bekerja dengan membantu menghambat perpindahan melanin ke lapisan terluar kulit sehingga warna kulit tampak lebih merata. Karena itu, niacinamide sering ditemukan pada produk yang mengklaim dapat membantu mencerahkan kulit.

Baca Juga: Bangga Pakai Produk Lokal! 8 Brand Kecantikan Legendaris Ini Tetap Dicinta karena Kualitas & Harga Bersahabat

Manfaat lain yang tidak kalah penting adalah membantu mengontrol produksi sebum atau minyak alami pada kulit. Sebum memang dibutuhkan untuk menjaga kelembapan kulit, tetapi jika jumlahnya berlebihan dapat menyumbat pori-pori dan memicu munculnya komedo maupun jerawat. Perlu dipahami bahwa niacinamide bukanlah obat untuk menghilangkan jerawat. Kandungan ini berperan sebagai pendukung dalam menjaga kondisi kulit tetap sehat.

Sebelum memakai skincare baru, terutama bagi pemilik kulit sensitif, ada baiknya melakukan patch test atau uji tempel terlebih dahulu. Oleskan sedikit produk pada bagian dalam lengan atau belakang telinga, kemudian tunggu selama 24 hingga 48 jam. Apabila tidak muncul tanda iritasi, seperti kemerahan, gatal, atau rasa perih, produk dapat mulai digunakan secara bertahap pada wajah.

Baca Juga: Mulai dari Rp40 Ribuan, Ini Pilihan Moisturizer Ceramide yang Bikin Skin Barrier Lebih Sehat

Selain memahami manfaat kandungan, konsumen juga perlu memastikan keamanan produk yang digunakan. BPOM mengimbau masyarakat menerapkan prinsip Cek KLIK, yaitu Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, dan Cek Kedaluwarsa, sebelum membeli kosmetik. Informasi pada label dapat membantu konsumen mengetahui komposisi, cara penggunaan, nomor izin edar, hingga tanggal kedaluwarsa. Apabila masih ragu, nomor izin edar produk juga dapat dicek melalui laman resmi BPOM.

Pada akhirnya, memilih skincare bukan hanya soal mengikuti tren atau membeli produk yang sedang ramai diperbincangkan. Memahami fungsi kandungan, termasuk niacinamide, dapat membantu konsumen memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan kulitnya. Dengan begitu, skincare yang digunakan tidak hanya populer, tetapi juga memberikan manfaat yang tepat.

Editor : Kabun Triyatno
Niacinamide perawatan skincare kosmetik kecantikan