Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Tak Masalah Sarwendah 'Berkicau' Apa, Ruben Onsu Cuma Berharap 1 Hal Ini dari Sang Mantan Istri

Laila Zakiya • Selasa, 9 Juni 2026 | 08:55 WIB
Ruben Onsu dan Sarwedah (Instagram @ruben_onsu - @sarwendah29)
Ruben Onsu dan Sarwedah (Instagram @ruben_onsu - @sarwendah29)

 

SOLOBALAPAN.COM – Perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah tampaknya masih terus menjadi sorotan publik. Setelah Sarwendah mengunggah video permintaan maaf usai rekaman yang diduga dilontarkannya viral di media sosial, respons dari pihak Ruben justru di luar dugaan.

Presenter kondang tersebut memilih untuk tidak memedulikan berbagai narasi, tudingan, maupun sebutan miring yang diarahkan kepadanya.

Ruben menegaskan keinginannya hanya satu, yaitu bisa bertemu anak-anaknya.

Ruben bahkan tak peduli jika mantan istrinya, Sarwendah memberinya sebutan apa pun atau bicara apa pun tentang dirinya.

"Lo mau apa aja enggak apa-apa, lo mau ngomong apa aja gue juga diem. Ngond*k? Mau ngomong apalagi?" ujar Ruben dalam tayangan Brownis. 

Bagi ayah tiga anak ini, seluruh polemik finansial maupun konflik pribadi seharusnya dikesampingkan demi kebahagiaan psikologis buah hati mereka.

Baca Juga: Bocor! Persija Jakarta Beri Modal 30 Juta USD untuk Shin Tae-yong Rekrut Banyak Pemain Berlabel Timnas Indonesia

Inti Persoalan Hanya Seputar Akses Bertemu Anak

Ketegangan hubungan Ruben dan Sarwendah kembali memanas dan menjadi konsumsi publik sejak keduanya saling sindir di media sosial.

Sarwendah lebih dulu mengunggah pernyataan di Threads yang bernada reflektif sekaligus menyindir.

Unggahan itu kemudian memantik reaksi dari adik Sarwendah, Wendy yang ikut berkomentar di Threads dengan nada lebih emosional dan langsung mengarah ke situasi yang sedang terjadi.

Ruben langsung membalas dengan nada yang tak kalah tajam, menyebut adik Sarwendah sebagai pihak yang selama ini ikut memperkeruh suasana.

Pangkal persoalan masih seputar isu yang sama yakni penghentian nafkah anak oleh Ruben Onsu sejak Desember 2025, kondisi rumah gana-gini yang masih menjadi jaminan utang bank, dan saling tuding soal siapa yang mempersulit siapa.

Namun di mata Ruben, persoalan ini semua awalnya dipicu dari pengungkapan niatnya bertemu dengan anak.

Ruben mengaku heran ketika keinginannya bertemu anak justru berakhir menjadi persoalan yang melebar seperti sekarang ini.

"Ini hal yang dibahasnya tentang pertemuan anak," ujar Ruben.

"Kalau memang mau ini bisa semuanya selesai, cuma satu doang pertanyaannya, itu doang, tentang anak, udah, tok. Jadi enggak usah melebar-lebar," jelasnya.

Ia juga menepis anggapan netizen yang menyebutnya bertindak reaktif karena terbakar api cemburu melihat kehidupan baru sang mantan istri.

"Lo yang sibuk pada baper-baperan, it's okay, jangan billing gue cemburu. Gue cuma poinnya anak, udah jangan kemana-mana," imbuhnya menegaskan.

Baca Juga: Geram Dituding Jatuh Miskin, Via Vallen Ungkap Alasan Jual Sederet Aset Mewahnya

Tuntutan Hak Sesuai Akta Kesepakatan Pengadilan

Sikap tegas Ruben ini didasari oleh adanya dokumen hukum mengikat yang sudah disepakati bersama saat perceraian mereka dikabulkan secara verstek oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 24 September 2024 lalu.

Terkait waktu kebersamaan dengan sang buah hati, Ruben menjelaskan sudah ada formula pembagian hari yang berkekuatan hukum tetap.

"Keputusan pengadilan 4-3, 3 hari di aku. Sudah komunikasi sudah. Sebenarnya pihak kita itu yang menjawab, ini buktinya, ini buktinya. Kalau itu jadi kekesalannya, kan lu tanya apa buktinya? Ini buktinya," kata Ruben Onsu.

Senada dengan sang klien, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkapkan bahwa kliennya saat ini tidak sedang berfokus pada persoalan saling memaafkan.

Menurutnya, perhatian utama Ruben justru tertuju pada keinginannya untuk bertemu dengan kedua putrinya, yaitu Thalia dan Thania.

Pihak Ruben Onsu menuturkan bahwa permintaan maaf yang disampaikan Sarwendah melalui media sosial tidak berarti apabila tidak diikuti dengan penyelesaian terkait akses bertemu anak.

"Permintaan maaf dari siapa ini yang paling penting buat Ruben dia sekarang rindu sama anaknya. Jadi jangan kita diribetkan dengan permintaan-permintaan maaf yang yang seperti itu gitu lho," kata Minola Sebayang saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.

"Permintaan maaf pun kalau kemudian ternyata tidak berujung kepada membuat Ruben bisa bertemu dengan anaknya buat apa," ujar Minola.

Pihak hukum Ruben mendesak agar komitmen tertulis yang tertuang dalam Akta 39 segera direalisasikan tanpa perlu mengulur waktu dengan drama klarifikasi di ruang publik.

"Iya, ketemukan aja dulu anak-anak sama Ruben. Berikan haknya sebagaimana yang sudah diatur di akta 39 yang S (Sarwendah) juga ikut tanda tangan, dua tiga hari berkumpul. Setelah itu baru kita bicara hal-hal yang lain, termasuk misalnya mau minta maaf kemarin khilaf itu nantilah," katanya.

Baca Juga: Tak Ingin Sendirian di Penjara, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Siap Seret 26 Nama di Skandal Korupsi MBG

Penjelasan Ruben Mengenai Transparansi Nafkah Rp200 Juta

Dalam kesempatan yang sama saat memandu program televisi pada Senin (8/6/2026), pria berusia 42 tahun ini akhirnya buka suara untuk meluruskan isu miring terkait penghentian dana nafkah senilai Rp200 juta yang sempat digulirkan pihak lawan.

Ruben membenarkan adanya penghentian tersebut, namun ia menekankan bahwa langkah itu diambil bukan tanpa alasan yang logis.

"(Ada yang bilang) makanya kasih nafkah! Oh iya benar, gue nggak bilang nggak. Kenapa? Ada alasannya," tegas Ruben.

Sistem penyaluran nafkah ratusan juta tersebut selama ini dijalankan dengan metode klaim balik pembayaran.

Kendati demikian, Ruben merasa dirinya memiliki otoritas penuh selaku ayah kandung untuk memantau validitas penggunaan dana tersebut secara transparan.

"Tapi gue berhak untuk tanya, 'Ini apa? Ada ini segini, mana rinciannya?' Kita kerja sama dari sisi situnya. Tidak setiap abis tanya sesuatu, ribut. Giliaran gue kepancing langsung dibilang gue pemarah, emosional, tapi kok lama-lama gue lihat, 'Dulu lo ayah gue, sekarang nggak'," tuturnya.

Baca Juga: Christian Eriksen Cedera Apa? Sempat Pegang Dada Lalu Kolaps di Lapangan, Laga Denmark vs Ukraina Terpaksa Dihentikan

Dugaan Adanya Pihak Ketiga yang Memperkeruh Suasana

Melihat perubahan sikap mantan istrinya yang kini menjadi lebih defensif dan tertutup, Ruben Onsu menduga kuat ada pihak ketiga atau 'kompor' yang sengaja mengembuskan informasi negatif untuk merusak pola komunikasi yang telah mereka bangun selama belasan tahun.

"Saya tahu banget ibunya anak-anak kalau nggak ada yang ngomporin, nggak akan gitu. Kita 11 tahun masing-masing hidup ada kebaikan ada buruknya. Kebaikan yang lo kasih dilupakan. Kalau satu butir aja beras yang gue cari lo nggak ingat ya udah. Gue nggak pernah merasa diri gue benar, yang gue bahas adalah seorang ayah yang mau ketemu anaknya," ungkap Ruben Onsu.

Di akhir kalimatnya, presenter kondang ini menegaskan tidak peduli apakah publik akan memercayai penjelasannya atau tidak.

Baginya, setiap statemen yang ia keluarkan saat ini merupakan bentuk rekam jejak digital yang otentik agar kelak bisa dilihat langsung oleh anak-anaknya sebagai bukti nyata perjuangan seorang ayah.

"Mau suka atau tidak, percaya atau tidak gue tidak cari itu," kata Ruben. "Yang gue jawab adalah, jika suatu saat nanti gue tidak punya kesempatan menjelaskan pada anak gue, minimal ucapan ini bisa jadi bukti untuk anak gue kedepan. Ada perjuangan ayahnya untuk dia, ayahnya rindu, bedakan dengan drama," lanjutnya. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#ruben onsu #sarwendah