Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Rachel Vennya Tempuh Jalur Hukum, Okin Upayakan Mediasi soal Kasus Sengketa Rumah dan Nafkah

Laila Zakiya • Rabu, 8 April 2026 | 15:56 WIB
Rachel Vennya, Okin alias Niko Al Hakim, dan keluarga. (Instagram)
Rachel Vennya, Okin alias Niko Al Hakim, dan keluarga. (Instagram)

 

SOLOBALAPAN.COM - Konflik antara Rachel Vennya dan mantan suaminya, Niko Al Hakim alias Okin, kembali mencuat ke publik.

Perselisihan ini berkaitan dengan sengketa rumah di kawasan Kemang hingga persoalan nafkah anak yang belum tuntas.

Di tengah situasi yang semakin memanas, kedua pihak kini menempuh langkah berbeda—Rachel bersiap membawa kasus ini ke jalur hukum, sementara Okin memilih jalur damai melalui mediasi.

Baca Juga: Alasan Azizah Salsha Maafkan YouTuber Pencemar Nama Baik Terungkap, Laporan Terhadap Resbob dan Bigmo Dicabut?

Sengketa Rumah Jadi Pemicu Utama

Permasalahan bermula dari rumah yang dibeli secara kredit (KPR) oleh Okin.

Setelah perceraian pada 2021, disepakati bahwa Rachel memiliki hak untuk menempati sekaligus merenovasi rumah tersebut.

"Rumah itu dibeli secara KPR. Namun di sisi lain Rachel ini melakukan renovasi terhadap rumah tersebut," kata kuasa hukum Rachel Vennya, Sangun Ragahdo.

Renovasi yang dilakukan Rachel disebut tidak main-main, bahkan mencapai miliaran rupiah.

"Karena, kebetulan rumah itu bisa dibilang pada saat dibeli ya mungkin rumah yang cukup lama, akhirnya direnovasi menghabiskan uang tidak kurang itu tidak kurang Rp3-4 miliar," sambungnya.

Namun masalah muncul ketika cicilan KPR diduga tidak lagi dibayarkan secara rutin oleh Okin.

Situasi ini memicu peringatan dari pihak bank dan memunculkan kekhawatiran rumah tersebut akan dijual.

Baca Juga: Spesifikasi Emmo JVX GT: Motor Listrik Adventure Berlogo BGN yang Diduga Jadi Armada Operasional MBG, Setara Toyota Avanza Bekas?

Nafkah Anak dan Uang Mut’ah Ikut Disorot

Tak hanya soal rumah, konflik juga melebar ke persoalan nafkah anak.

Dalam kesepakatan awal, Okin disebut memiliki kewajiban memberikan nafkah bulanan.

"Kewajibannya seorang ayah, yaitu Niko itu Rp50 juta, ternyata di tahun 2021 ada 3 bulan, di 2022 itu tidak kurang dari 6 bulan, hampir setengah tahun mandek. Akhirnya uang yang mandek itu ya tetap dibayarkan oleh Rachel," beber Sangun.

Rachel bahkan disebut telah merelakan hak atas uang mut’ah sebesar Rp1 miliar demi memastikan cicilan rumah tetap berjalan. Namun kondisi yang terjadi justru berbanding terbalik dari kesepakatan awal.

Baca Juga: Pemeran Ibu Tiri vs Anak Tiri Asal Indonesia atau Luar Negeri? Viral Video di Kebun Sawit dan Dapur Hebohkan TikTok dan X, Ternyata Ini Faktanya

Rachel Siapkan Langkah Hukum

Merasa dirugikan, Rachel kini mulai mempertimbangkan langkah hukum.

Kuasa hukumnya mengungkapkan bahwa opsi pelaporan ke pihak berwajib sedang dikaji.

"Potensi-potensi pidana ini sebetulnya ada. Nanti, kita lihat ke depannya apakah akan kita lakukan upaya laporan polisi atau bagaimana," terang Sangun.

Ia juga menambahkan bahwa ada indikasi rumah tersebut akan dijual tanpa sepengetahuan Rachel.

"Sekarang ada indikasi rumahnya mau dijual. Ya bagaimana ya, merasa dirinya dibohongi, ditipu, dan lain sebagainya," tukasnya.

Pihak Okin Pilih Jalur Mediasi

Di sisi lain, Okin melalui kuasa hukumnya memilih pendekatan yang lebih tenang dengan mengedepankan mediasi.

Mereka menilai persoalan ini seharusnya tidak dibawa ke ruang publik.

"Perlu kami tegaskan bahwa dinamika yang terjadi saat ini sejatinya merupakan ranah privat yang seyogyanya tidak menjadi konsumsi atau perdebatan di ruang publik," ujar kuasa hukum Okin, Axl Mattew Situmorang.

Upaya komunikasi pun diklaim sudah dilakukan sejak awal April 2026.

"Mulai Senin, 6 April 2026, kami telah menginisiasi komunikasi dengan pihak Saudari Rachel Vennya. Per hari ini (Selasa, 7 April 2026) saya juga telah menjalin komunikasi langsung dengan kuasa hukum dari pihak Saudari Rachel, yaitu Rekan Ragahdo," paparnya.

Pihak Okin juga menegaskan bahwa perdebatan di media sosial bukan solusi terbaik.

"Kami berpandangan teguh bahwa segala bentuk pernyataan, klarifikasi, maupun adu argumen di media publik yang membahas pokok perkara tidak akan pernah menyelesaikan akar permasalahan," tegas Axl.

Baca Juga: Mulai Melempem, Marc Marquez Bisa Jadi Pensiun usai MotoGP 2026 Berakhir?

Dampak ke Anak Jadi Perhatian

Selain aspek hukum dan finansial, kedua pihak juga menyoroti dampak konflik terhadap anak-anak mereka. 

Konflik antara Rachel Vennya dan Okin kini memasuki fase krusial. Di satu sisi, jalur hukum mulai disiapkan untuk memperjuangkan hak. Di sisi lain, pintu mediasi masih terbuka sebagai solusi damai.

Publik pun menunggu, apakah sengketa ini akan berakhir di meja hijau atau justru menemukan titik temu melalui kesepakatan bersama. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#sengketa rumah #viral #rachel vennya #niko al hakim #okin