SOLOBALAPAN.COM - Konflik antara Niko Al Hakim alias Okin dan Rachel Vennya kembali memanas dan jadi sorotan publik.
Isu penjualan rumah untuk anak hingga dugaan masalah finansial membuat polemik ini makin ramai diperbincangkan warganet.
Tak hanya soal rumah, berbagai tudingan lain juga ikut menyeret nama Okin—mulai dari penjualan akses Close Friends hingga spekulasi sedang membutuhkan uang.
Okin Akui Jual Rumah, Singgung Masalah Finansial
Lewat klarifikasi di media sosial, Okin menjelaskan awal mula kepemilikan rumah yang kini jadi polemik.
“Rumah itu dibeli di momen sebelum anak pertama gue lahir dengan harapan rumah tersebut menjadi awal baik bagi keluarga kecil gue, dan anak-anak bisa tumbuh kembang dengan baik didalam rumah itu,” ungkap Okin di Instagram @okintph.
Ia menyebut, setelah perceraian pada 2021, rumah tersebut secara hukum menjadi miliknya.
Namun kondisi berubah saat ia mengalami kesulitan finansial di tahun 2023.
“2023 terdapat kelalaian dari gue dalam membayarkan kewajiban, karna di saat itu gue sedang menghadapi case dalam bisnis yang sempat membuat gue burned out, sehingga muncullah perhitungan dari ybs sejumlah nominal dan penawaran di bawah,” tambahnya.
Okin juga menegaskan bahwa keputusan menjual rumah sudah dikomunikasikan sebelumnya.
“Pada hari Rabu malam, gue menginfokan kepada yang bersangkutan bahwa pada hari Kamis siang akan ada orang datang untuk mengecek kondisi rumah. Namun pada hari Kamis, munculah narasi dari yang bersangkutan bahwa tanpa babibu ada orang ingin mengukur rumah,” jelasnya.
Rachel Vennya Ngamuk, Ungkit Masa Lalu
Di sisi lain, Rachel Vennya justru mengungkap kekecewaannya secara terbuka. Ia merasa keputusan tersebut merugikan anak-anak mereka.
“Di awal perjanjian, aku kasih rumah yang dia bilang #rumahuntukbiru, dia cuma punya kewajiban nafkah dan kasih uang mut'ah. Tapi ternyata ga dikasih, win win solution dia yang kasih itu rumah biar dia ga nafkahin anak-anak lagi,” ungkap Rachel.
Tak hanya itu, Rachel juga menyindir Okin dengan menyinggung masa lalu saat ia pernah membantu mantan suaminya.
"Mungkin dia lupa siapa yang bantu dia pas karakter dia dibunuh orang-orang lain, siapa yang bantu dia?"
"Bukannya dahulu kita saling bantu ya? What happened to you? Memori baik hilang semua,"
Ia juga mengaku kecewa karena merasa tidak ada komunikasi yang jelas terkait rencana penjualan rumah tersebut.
"Tanpa ba bi bu langsung ada orang yang mau mengukur dan menjual rumahnya, yang adek-adek gue enggak tahu harus gimana,"
"Ya sudah, ambil itu rumah. Orang yang gue pikir bakal menjadi sahabat gue turn into nighmare,"
"Memang g*b**k deh gue masih saja percaya omongan lelaki, sekarang gue yang kerepotan sendiri. Makan itu rumah untuk Biru (nama panggilan anaknya), gue yang bakal kerja keras buat anak-anak gue. Benar-benar sialan banget,"
Isu Okin “Butuh Uang” Ikut Viral
Di tengah konflik ini, muncul pula spekulasi bahwa Okin sedang mengalami kesulitan ekonomi. Hal ini ramai dibahas di media sosial, salah satunya dari unggahan warganet.
Sejumlah warganet mempertanyakan Okin yang beberapa waktu lalu getol mempromosikan kanal Close Friend miliknya.
"Si Okin itu emang kelihatan lagi butuh uang (BU) banget sih,"
"Lucunya, dia sering bilang, 'Ini slot terakhir ya,' tapi nyatanya dijual terus,"
"Harganya pun makin lama makin anjlok, dari Rp99 ribu sampai banting harga jadi Rp25 ribu doang,"
"Parahnya lagi, di dalam CF itu dia enggak posting apa-apa,"
"Kan orang-orang masuk CF justru karena mau lihat mereka pas masih lucu-lucunya,"
Bahkan, beberapa warganet juga mengaku kecewa karena tidak mendapatkan konten sesuai yang dijanjikan.
"Gue kebetulan follow IG second-nya, pas dia jual CF makin murah, gue langsung mikir ini udah BU banget," (lz)
Editor : Laila Zakiya