SOLOBALAPAN.COM – Komedian sekaligus presenter serba bisa, Rina Nose, kembali menjadi pusat perhatian publik.
Bukan karena aksi impersonasi mautnya, melainkan karena keterbukaan dirinya yang baru saja menjalani prosedur operasi plastik pada bagian hidung.
Menariknya, di tengah tren artis yang berbondong-bondong melakukan oplas ke luar negeri, istri Josscy Vallazza ini justru lebih memilih "local pride" dengan mempercayakan wajahnya kepada dokter sekaligus musisi ternama, Tompi.
Alasan Pilih Dokter Tompi: Paham 'Trade Mark' Hidung
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @rinanose16, wanita berusia 42 tahun ini membeberkan alasan memilih dr. Teuku Adifitrian, Sp.BP-RE (Tompi) untuk memoles hidungnya, serta dr. Puti Adla Runisa, Sp.BP-RE untuk tindakan pengencangan bawah mata.
“Alasannya karena lokasinya deket rumah dan 'local pride',” ujar Rina dikutip Jumat (6/3/2026).
Baca Juga: Bahaya Sakit Campak yang Diidap Ruce Nuenda, Viral Nekat Olahraga di Tempat Umum, Benarkah Menular?
Selain faktor lokasi, Rina mengaku telah melakukan riset mendalam.
Ia merasa Tompi sudah sangat mengenal karakteristik hidungnya sejak lama.
Hasil kerja Tompi dinilainya sangat natural dan minim efek samping seperti bengkak atau pendarahan berlebihan.
Bukan Sekadar Mengubah Penampilan
Bagi pemilik nama asli Nurina Permata Putri ini, operasi plastik bukanlah keputusan dangkal yang hanya mengikuti tren.
Ia menyebutnya sebagai keputusan etis dan estetis yang melibatkan perhitungan rasio geometri wajah serta aspek biologis agar tidak mengganggu kesehatan.
"Bagi saya, operasi plastik bukan sekadar prosedur untuk mengubah penampilan, apalagi cuma pengen ikut-ikutan. Estetika dan perawatan adalah alasan pasti secara umum. Bukan hanya hidung, tapi keseluruhan juga di-tune up untuk peremajaan," pungkasnya.
Edukasi: Oplas Bukan Berarti Pakai Bahan Plastik
Rina juga memberikan sedikit edukasi bagi netizen yang sering salah kaprah dengan istilah "operasi plastik".
Ia menegaskan bahwa prosedur tersebut tidak menggunakan bahan plastik yang biasa digunakan untuk membuat peralatan rumah tangga.
"FYI, di sini nggak ada unsur atau bahan plastik sama sekali ya. Apalagi bahan plastik yang kayak dipake untuk bikin ember atau tutup botol kecap," terangnya dengan gaya humoris yang khas.
Ia menjelaskan bahwa kata "plastik" diambil dari bahasa Yunani plastikos yang berarti membentuk atau mencetak.
Jadi, esensinya adalah mengubah bentuk jaringan tubuh, bukan menanam bahan plastik ke dalam wajah. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo