SOLOBALAPAN.COM – Rumah tangga yang telah berakhir antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas.
Keduanya diduga terlibat keributan terbuka di kolom komentar Instagram, yang sontak menjadi sorotan warganet.
Drama ini dipicu oleh sebuah video editan fans yang menampilkan kedekatan putri bungsu mereka, Thania Putri Onsu, dengan Giorgio Antonio, pria yang kini dikabarkan dekat dengan Sarwendah.
Protes Ruben Onsu: 'Jangan Libatkan Anak Saya'
Kabar "ribut-ribut" ini bermula ketika Ruben Onsu kedapatan meninggalkan komentar bernada teguran keras di salah satu akun fanbase.
Ruben tampak jelas tidak terima anaknya dilibatkan dalam konten yang menyangkut pria baru di kehidupan mantan istrinya.
"Kalau mau dukung idola bisa jangan libatkan anak saya?" tulis Ruben Onsu dengan tegas.
Balasan Menohok Sarwendah: 'Kenapa Harus di Medsos?'
Tak disangka, komentar Ruben tersebut mendapat balasan langsung dari Sarwendah.
Ibu dua anak ini tampak kesal karena Ruben memilih menegurnya di ruang publik (media sosial) alih-alih menghubunginya secara pribadi.
"Ayah ini kan anak-anak saya juga," balas Sarwendah, mengawali komentarnya.
Ia pun langsung mempertanyakan cara komunikasi Ruben. "Ayah kenapa yah harus di medsos bukannya bisa langsung wa ke saya? Kenapa harus komentar di sini?" lanjutnya.
Sarwendah menutup balasannya dengan menyoroti dampak dari keributan publik tersebut terhadap anak-anak mereka.
"Kalau nanti dibaca anak-anak gimana?" tutupnya.
Konteks Hubungan Keduanya
Sebagai informasi, Ruben Onsu dan Sarwendah telah resmi bercerai.
Dari pernikahan mereka, keduanya dikaruniai dua putri kandung dan satu putra angkat, Betrand Peto Putra Onsu.
Setelah perceraian tersebut, Sarwendah kini memang santer diisukan menjalin kedekatan dengan seorang pria bernama Giorgio Antonio, yang memicu munculnya berbagai akun fanbase yang menjodohkan keduanya.
Aksi saling balas komentar di Instagram ini sontak menjadi perbincangan panas dan seolah menunjukkan bahwa komunikasi di antara keduanya pasca-cerai mungkin tidak sedang baik-baik saja. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo