Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Daftar Harga Lengkap BBM Diesel Pertamina di Seluruh Wilayah Indonesia

Laila Zakiya • Rabu, 6 Mei 2026 | 10:53 WIB
Ilustrasi kenaikan harga BBM Diesel di SPBU Pertamina. (Radar Solo/Arief Budiman)
Ilustrasi kenaikan harga BBM Diesel di SPBU Pertamina. (Radar Solo/Arief Budiman)

SOLOBALAPAN.COM - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali menjadi perhatian publik pada awal Mei 2026.

Pemerintah melakukan penyesuaian harga yang berdampak langsung pada berbagai jenis BBM, terutama produk non-subsidi.

Kondisi ini membuat masyarakat, khususnya pengguna kendaraan diesel, harus kembali menghitung ulang pengeluaran harian mereka.

Kenaikan yang terjadi secara bertahap sejak April kini mulai terasa semakin membebani.

Pengguna kendaraan bermesin diesel menjadi salah satu pihak yang paling terdampak, mengingat konsumsi bahan bakar jenis ini cenderung lebih tinggi untuk kebutuhan operasional.

Baca Juga: Alarm Infrastruktur Pendidikan di Karanganyar, Gedung SDN 1 Girilayu Roboh Setelah Lama Tanpa Rehab

Harga BBM Diesel Pertamina per 5 Mei 2026

Berdasarkan pembaruan resmi, berikut daftar harga BBM diesel Pertamina di wilayah Jawa:

Kenaikan paling signifikan memang terjadi pada jenis BBM diesel non-subsidi seperti Dexlite dan Pertamina Dex yang kini berada di kisaran Rp26 ribu hingga Rp27 ribu per liter.

Baca Juga: Jadi Korban Penganiayaan hingga Gaji yang Masih Ditahan, Terungkap Ternyata Erin Eks Andre Taulany Cuma Beri Gaji Segini ke ART

Daftar Harga BBM Diesel Pertamina di Seluruh Indonesia

Harga BBM diesel di berbagai wilayah Indonesia menunjukkan variasi, dipengaruhi oleh faktor distribusi dan kebijakan daerah. Berikut rinciannya:

Sumatera & Sekitarnya

Jawa & Bali

Kalimantan

Sulawesi

Maluku & Papua

Perbedaan harga ini mencerminkan tantangan distribusi serta kebijakan pajak daerah yang berbeda di tiap wilayah.

Baca Juga: Diduga Api Sisa Pembakaran Merembet, Rumah Warga Boyolali Hangus Sebagian

BBM Diesel Swasta Tembus Rp30.000 per Liter

Sementara itu, harga BBM diesel di SPBU swasta bahkan telah melampaui Rp30.000 per liter.

Hal ini memicu perhatian pemerintah terkait dampaknya terhadap sektor transportasi dan industri.

Wakil Menteri ESDM menyampaikan bahwa pemerintah masih melakukan evaluasi:

"(Peluang kenaikan harga gasoline) masih sama BPH Migas dilakukan asesmen,"

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa lonjakan harga diesel berpotensi memicu efek berantai, termasuk kemungkinan kenaikan harga BBM jenis bensin non-subsidi.

Baca Juga: Dibungkam? Ahmad Dhani Duga Ada Orang Penting di Balik Hilangnya Akun Instagram Miliknya usai 'Ngoceh' soal Maia Estianty

Pemerintah Pastikan BBM Subsidi Tetap Stabil

Di tengah lonjakan harga BBM non-subsidi, pemerintah menegaskan bahwa BBM subsidi tidak akan mengalami kenaikan.

"Untuk BBM yang sifatnya industri atau hanya untuk orang-orang yang mampu itu penyesuaiannya berdasarkan harga pasar, dan sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM tahun 2022 ya,"

Selain itu, penegasan juga diberikan terkait BBM subsidi:

"Saya katakan bahwa untuk minyak subsidi, baik itu bensin, solar, maupun elpiji tidak akan ada kenaikan. Saya katakan tidak akan ada kenaikan,"

Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah yang sangat bergantung pada BBM subsidi seperti Biosolar.

Baca Juga: Comeback Dramatis di WPFL 2026, NAM ABP Women Tundukkan Dragon Kuning Ladies

Dampak Kenaikan Harga BBM Diesel

Lonjakan harga BBM diesel tidak hanya berdampak pada pengguna kendaraan pribadi, tetapi juga sektor logistik dan industri. Kenaikan biaya operasional berpotensi meningkatkan harga barang dan jasa secara keseluruhan.

Selain itu, belum terealisasinya impor minyak mentah dari Rusia juga menjadi faktor yang turut memengaruhi stabilitas pasokan energi nasional.

"(Impor minyak mentah dari Rusia) masih dalam proses,"

Dengan kondisi ini, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam mengelola konsumsi bahan bakar, sementara pelaku usaha perlu melakukan penyesuaian strategi agar tetap bertahan di tengah kenaikan biaya operasional. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#BBM Diesel #bbm nonsubsidi #kenaikan harga #harga bbm