Sosok dr. Siti Zahra Maghfira: Dokter Muda Internship yang Meninggal Diduga Jatuh dari Lantai 18 Apartemen

Didi Agung Eko Purnomo • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 19:27 WIB
dr. Siti Zahra Maghfira.
dr. Siti Zahra Maghfira.

SOLOBALAPAN, METROPOLITAN — Duka mendalam menyelimuti dunia medis tanah air.

Dokter muda yang sedang mengabdi dalam Program Internship Dokter Indonesia (PIDI), dr. Siti Zahra Maghfira (25), ditemukan meninggal dunia setelah diduga jatuh dari lantai 18 Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 14.13 WIB.

Penemuan jasad korban bermula dari bunyi benturan keras yang mengejutkan warga sekitar apartemen sebelum akhirnya petugas keamanan menemukan tubuh korban di area halaman.

Polisi Dalami Motif, Kemenkes Terjunkan Tim Investigasi

Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, mengonfirmasi bahwa jasad korban pertama kali ditemukan oleh sekuriti apartemen di area pelataran.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memanggil sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Baca Juga: Apa Penyebab Meninggalnya Troy Pantouw? Jubir IKN yang Tutup Usia di Rusun ASN, Tim Dokter RS Hermina IKN Beberkan Kronologinya

Pernyataan Kapolsek Pancoran (Kompol Mansur): "Penyebab (kematian) saat ini sedang dalam penyelidikan," jelas Kompol Mansur, Selasa (28/7/2026).

Insiden tragis yang menimpa dokter muda ini turut menyita perhatian Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menyatakan bahwa pihaknya menerjunkan tim untuk melakukan investigasi independen yang ditargetkan selesai dalam waktu tiga hingga empat hari ke depan.

Pernyataan Kemenkes RI (Aji Muhawarman): "Kami berkomitmen memastikan seluruh fakta dan kronologi kejadian terungkap secara utuh sebelum menyampaikan kesimpulan. Hasil investigasi ditargetkan selesai dalam waktu tiga hingga empat hari," tegas Aji.

Latar Belakang dr. Siti Zahra Maghfira: Putri Direktur RSUD Sulbar

Dokter Siti Zahra Maghfira dikenal sebagai sosok akademisi yang tekun. Ia merupakan putri dari dr. Musadri Amir Abdullah, yang menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat.

Rekam jejak pendidikan dan karier medis dr. Siti Zahra meliputi:

  • Pendidikan Sarjana: Lulus S1 Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar pada tahun 2023.

  • Gelar Profesi: Memangku gelar Dokter (dr.) setelah menyelesaikan pendidikan profesi dokter pada tahun 2026.

  • Pengabdian Internship: Terdaftar dalam Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) dan bertugas di RS Sentra Medika Cisalak, Depok, sejak Mei 2026.

Tabel Pemetaan Informasi & Status Kasus dr. Siti Zahra Maghfira

Guna memberikan pemetaan informasi mengenai rincian profil, lokasi kejadian, serta status penanganan kasus secara rapi, terstruktur, dan mudah dipahami, berikut adalah rangkuman datanya:

Komponen Informasi Detail Fakta & Catatan Kejadian
Identitas Korban dr. Siti Zahra Maghfira (25 Tahun)
Pendidikan Medis S1 FK Universitas Hasanuddin (2023) Gelar Dokter (2026)
Status Pengabdian Dokter Internship PIDI di RS Sentra Medika Cisalak, Depok (sejak Mei 2026)
Latar Belakang Keluarga Putri dari dr. Musadri Amir Abdullah (Direktur RSUD Prov. Sulawesi Barat)
Lokasi Kejadian Halaman Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan (Lantai 18)
Waktu Kejadian Minggu, 26 Juli 2026 (Sekitar pukul 14.13 WIB)
Status Penanganan Penyelidikan Polsek Pancoran & Investigasi Kemenkes RI (Target 3–4 Hari)

Peristiwa gugurnya dokter muda ini menjadi duka mendalam bagi institusi kesehatan tempatnya mengabdi serta alumni Unhas.

Publik kini menantikan hasil investigasi resmi gabungan kepolisian dan Kemenkes RI guna mengungkap tabir di balik insiden tersebut secara terang dan akuntabel.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
meninggal Siti Zahra Maghfira dokter apartemen