Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

13 Tradisi Paskah dan Jumat Agung Paling Unik di Dunia: Dari Peragaan Ulang Penyaliban Secara Nyata hingga Baca Novel Kriminal!

Damianus Bram • Minggu, 5 April 2026 | 13:52 WIB
TRADISI Semana Santa memperingati Pekan Suci di Larantuka, Flores, Indonesia. (ISTIMEWA)
TRADISI Semana Santa memperingati Pekan Suci di Larantuka, Flores, Indonesia. (ISTIMEWA)

SOLOBALAPAN.COM — Menjelang puncak Paskah pada Minggu (5/4/2026), umat Kristiani di seluruh dunia merayakannya dengan beragam tradisi.

Tak hanya sekadar ibadah, beberapa negara memiliki ritual lokal yang unik, ekstrem, hingga sangat kreatif dalam mengekspresikan kemenangan atas maut.

Diolah dari berbagai sumber, berikut adalah rangkuman 13 tradisi Paskah paling unik dari berbagai penjuru dunia:

1. Semana Santa di Larantuka, Indonesia

Umat Katolik di Larantuka, Indonesia akan merayakan Jumat Agung dengan perayaan Semana Santa.

Oleh warga setempat, Jumat Agung juga dikenal sebagai Hari Bae atau pekan suci. Dalam perayaan ini, patung bunda Maria dan patung Yesus akan diarak dengan parade besar. Tradisi ini juga terjadi di Spanyol.

2. Filipina: Penyaliban Nyata

Di Filipina, Jumat Agung diperingati secara ekstrem. Beberapa warga melakukan peragaan ulang penyaliban secara nyata dengan paku sungguhan sebagai bentuk penebusan dosa. Ada juga teater jalanan "Senakulo" yang kolosal.

Baca Juga: 20 Ucapan Selamat Paskah 2026: Estetik, Kekinian, dan Penuh Makna, Ada Bahasa Indonesia & Inggris Juga Lho!

3. Haux, Prancis: Omelet Raksasa 4.500 Telur

Pada Senin Paskah, warga kota Haux memasak omelet raksasa di alun-alun kota. 

Menggunakan sekitar 4.500 butir telur, hidangan ini bisa dinikmati oleh 1.000 orang. Konon, ini bermula dari kegemaran Napoleon Bonaparte.

4. Bermuda: Layang-layang di Pantai

Warga Bermuda menerbangkan layang-layang berwarna-warni pada Jumat Agung.

Tradisi ini awalnya digunakan oleh guru sekolah Minggu untuk menjelaskan konsep kenaikan Yesus ke surga secara visual.

5. Norwegia: Tradisi 'Paaskekrimmen'

Unik dan berbeda, masyarakat Norwegia punya tradisi membaca novel kriminal atau menonton film detektif saat libur Paskah. 

Tren ini bermula dari strategi pemasaran sukses sebuah penerbit buku pada tahun 1923.

Baca Juga: Menag Nasaruddin Umar di Hari Paskah 2026: Mari Doakan Indonesia Tetap Damai, Sejuk, dan Harmonis!

6. Corfu, Yunani: Lempar Gerabah dari Jendela

Sabtu Suci di Pulau Corfu ditandai dengan suara pecahan tanah liat.

Warga melemparkan pot atau wadah gerabah dari jendela rumah ke jalanan sebagai simbol membuang barang lama untuk menyambut musim semi.

7. Polandia & Hungaria: Perang Air 'Smingus-Dyngus'

Di Polandia dan Hungaria, Senin Paskah dirayakan dengan saling menyiram air menggunakan ember atau pistol air.

Air disimbolkan sebagai lambang pembersihan, penyembuhan, dan kesuburan.

8. Spanyol: Prosesi "Semana Santa & Tarian Kematian (Dansa de la Mort)

Di Sevilla, prosesi "Semana Santa" menampilkan peserta dengan jubah panjang dan tudung kerucut yang berjalan dalam keheningan. 

Di Verges, Spanyol, terdapat parade "Dansa de la Mort" pada Kamis Putih.

Para peserta mengenakan kostum kerangka manusia dan menari dalam barisan untuk menggambarkan perjalanan menuju kematian.

9. Meksiko: Drama Salib 90 Kilogram

Peringatan di Iztapalapa melibatkan ribuan orang. Seorang pria terpilih memerankan Yesus dan memanggul salib kayu asli seberat 90 kilogram sejauh dua kilometer untuk menggambarkan penderitaan fisik Sang Kristus.

10. Republik Ceko & Slovakia: Cambuk Willow

Pada Senin Paskah, pria secara simbolis "memukul" wanita dengan cambuk dari ranting pohon willow berhias pita.

Ranting willow yang baru mekar dipercaya menyalurkan vitalitas dan kesehatan bagi para wanita.

11. Amerika Serikat: Easter Egg Roll di Gedung Putih

Tradisi ini sudah berlangsung selama 130 tahun. Anak-anak memacu telur rebus menggunakan sendok besar di halaman Gedung Putih, Washington, DC, yang kini dimeriahkan berbagai festival seni.

12. El Salvador: Karpet Serbuk Kayu Artistik

Anak muda membuat karpet gambar religius yang indah di jalanan menggunakan serbuk kayu berwarna.

Setelah selesai, prosesi Jumat Agung akan berjalan di atas karpet tersebut sebagai bentuk penghormatan.

13. India: Minuman Pahit Pengingat Sengsara

Gereja-gereja di India menutup salib dengan kain hitam untuk suasana duka. Usai misa, umat mencicipi minuman pahit dari daun dan cuka sebagai pengingat rasa pahit yang dialami Yesus di kayu salib.

14. Yerusalem: Prosesi Jalan Salib di Rute Asli

Sebagai pusat peziarahan dunia, umat Kristen menyusuri rute asli menuju Bukit Golgota.

Banyak peziarah sukarela memanggul salib kayu besar sebagai bentuk refleksi mendalam atas penderitaan Yesus. (dam)

Editor : Damianus Bram
#penyaliban #tradisi #yesus #paskah #jumat agung