SOLOBALAPAN.COM – Masyarakat diimbau lebih waspada saat membeli beras kemasan di minimarket sekitar rumah.
Pasalnya sebanyak 13 merek beras ditarik dari peredaran oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat karena diduga melakukan praktik oplosan atau klaim mutu berlebihan (overclaim).
Langkah ini menyusul pengumuman Kementerian Pertanian (Kementan) yang merilis daftar 212 merek beras yang dinilai tidak sesuai label mutu.
Sebanyak 86 persen dari merek-merek tersebut ternyata hanya beras kualitas biasa meski dijual dengan label premium atau medium.
Ditemukan di Minimarket hingga Retail Besar
Kepala Disperindag Jabar, Nining Yulistiani, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat melakukan sidak ke sejumlah ritel modern di Bandung Raya.
“Jadi, sejak ada pernyataan Pak Menteri, kami langsung turun ke lapangan melakukan pengawasan. Di beberapa retail yang kami datangi, saat ditemukan 13 jenis beras itu masih dijual, kami minta untuk ditarik sementara, jangan dijual dulu,” kata Nining, dikutip dari Antara, Rabu (16/7/2025).
Tim gabungan dari Satgas Pangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP), Pemkot Bandung, dan aparat hukum pun diterjunkan untuk menyisir pasar dan toko modern.
Secara kasat mata, menurut Nining, beras-beras tersebut tampak sesuai standar dari segi kemasan, label, hingga harga yang sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi).
Namun demikian, uji laboratorium tetap dilakukan untuk memastikan kebenaran mutu beras tersebut.
“Kami sudah ambil sampel dari 13 merek dan sedang dilakukan uji lab internal. Kami juga menunggu hasil dari kota/kabupaten lain agar bisa menarik kesimpulan menyeluruh,” tambah Nining.
Empat Distributor Kirim Surat Klarifikasi
Per 12 Juli 2025, Disperindag Jabar telah menerima surat klarifikasi dari empat distributor besar, yakni:
- PT Padi Indonesia Maju (Wilmar)
- PT Food Station Tjipinang Jaya
- PT Belitang Panen Raya (Beras Raja)
- Japfa untuk PT Sentosa Utama Lestari
Mereka membantah adanya unsur oplosan dan menyatakan beras mereka sesuai label mutu. Meski begitu, Disperindag menegaskan bahwa uji lab tetap dilanjutkan.
“Jika nanti terbukti melanggar, kami akan keluarkan peringatan keras. Bahkan bisa merekomendasikan penarikan produk dan sanksi melalui Satgas Pangan Polda Jabar,” ujar Nining. (dam)
13 Merek Beras yang Ditarik dari Pasar Bandung Raya:
- Sovia
- Fortune
- Siip
- Raja Ultima
- Raja Platinum
- Alfamidi Setra Pulen
- Beras Premium Setra Ramos
- Beras Pulen Wangi
- Food Station
- Ramos Premium
- Setra Pulen
- Setra Ramos
- Ayana