SOLOBALAPAN.COM - Kasus viral pengantin wanita, Wulandari, yang pingsan akibat kecewa dengan dekorasi dari Nafa Wedding terus memanas.
Kini terungkap alasan sebenarnya mengapa Wulan memutuskan untuk membawa kasus senilai Rp 30 juta ini ke ranah publik.
Di sisi lain, profil Nafa Wedding sebagai vendor yang ternyata cukup ternama juga menjadi sorotan tajam warganet, memunculkan pertanyaan besar mengenai profesionalisme mereka.
Awalnya Enggan, Sikap Owner Jadi Pemicu Amarah
Dalam klarifikasinya, Wulan mengaku awalnya enggan membuat masalah ini menjadi konsumsi publik. Ia tidak ingin "mengotori" akun media sosialnya dengan konten negatif.
"Sebenarnya aku nggak mau ya ngotorin akun TikTok aku buat ngeviralin orang," ungkapnya melalui akun @mb_wuland.
Namun, keputusannya berubah drastis setelah melihat sikap pemilik Nafa Wedding yang ia anggap seolah tidak terpengaruh oleh insiden tersebut.
Melihat sang owner masih bisa melakukan siaran langsung (live) di media sosial seakan tak terjadi apa-apa menjadi pemicu utama kekecewaannya.
"...setelah aku dapat chat dari temen aku ngomong bahwa si Nafa Wedding ini masih nge live... kok bisa-bisanya dia setelah melakukan hal kayak gitu tuh masih bisa nge live," lanjutnya, menyiratkan kemarahan atas minimnya empati yang ia rasakan.
Profil Nafa Wedding: Vendor Populer dengan Puluhan Ribu Followers
Yang mengejutkan publik, Nafa Wedding bukanlah vendor kecil atau baru. Berlokasi di Serang, Banten, penyedia jasa pernikahan dan acara lainnya ini memiliki citra yang cukup profesional di dunia maya.
- Akun Instagram resminya, @nafa.wedding, bahkan sudah terverifikasi (centang biru) dengan 75 ribu pengikut.
- Akun TikTok-nya, @nafa.wedding, memiliki lebih dari 35 ribu pengikut dan dipenuhi banyak video testimoni dari klien-klien sebelumnya.
Kontras antara citra digital yang meyakinkan dengan insiden yang dialami Wulan inilah yang membuat kasus ini semakin ramai diperbincangkan.
Klarifikasi Viral, Kolom Komentar Ditutup
Wulan sendiri turut mengunggah video klarifikasi dari pihak Nafa Wedding di akunnya, yang kini telah ditonton lebih dari 3 juta kali.
Meskipun pihak WO telah meminta maaf dalam video tersebut, hujatan dari netizen tak terhindarkan.
Akibatnya, Nafa Wedding kini terpantau telah menutup atau membatasi kolom komentar di akun Instagram dan TikTok mereka.
Sementara itu, identitas lengkap pemilik atau owner dari Nafa Wedding hingga kini belum terungkap secara pasti ke publik, menambah rasa penasaran warganet.
Kasus ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya akuntabilitas dan etika bisnis di industri jasa.
Kini publik menantikan resolusi penuh dari sengketa yang telah merusak hari sakral seorang pengantin ini. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo