Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Viral Karena Hina Agama Islam dan Rasisme, Petinju Ryan Garcia Dipecat: Begini Hinaan dan Klarifikasinya!

Didi Agung Eko Purnomo • Selasa, 9 Juli 2024 - 02:18 WIB
Petinju Ryan Garcia tengah menjadi sorotan karena perilakunya di media sosial. Dilansir The Guardian pada Senin (8/7), petinju 25 tahun itu melakukan hinaan rasisme.
Petinju Ryan Garcia tengah menjadi sorotan karena perilakunya di media sosial. Dilansir The Guardian pada Senin (8/7), petinju 25 tahun itu melakukan hinaan rasisme.

SOLOBALAPAN.COM - Petinju Ryan Garcia sedang menjadi perhatian publik karena perilakunya di media sosial.

The Guardian melaporkan pada Senin (8/7) bahwa petinju berusia 25 tahun ini membuat hinaan rasis terhadap orang kulit hitam dan membuat komentar meremehkan umat Muslim dalam siaran langsung di media sosial.

Dalam postingannya di X atau akun Twitter pribadinya, Ryan Garcia menyatakan bahwa dia bertanggung jawab atas kata-katanya dan meminta maaf.

Dia juga mengungkapkan bahwa sedang berjuang untuk keluar dari ketergantungan narkoba dan akan menjalani rehabilitasi.

Selain itu, Ryan Garcia juga mengkritik Dewan Tinju Dunia (WBC) atas ketidakadilan dalam menanggapi kasus-kasus rasisme.

Menurutnya, banyak petinju lain yang melakukan pelanggaran serupa namun tidak diberi sanksi oleh WBC.

Menurut laporan dari Marca, WBC telah mengambil keputusan untuk memecat Garcia setelah komentarnya yang dianggap menghasut, rasis, dan merendahkan agama Islam melalui media sosial X.

Keputusan ini diambil dalam tengah masa kontroversial bagi Garcia, yang telah menghadapi sejumlah kontroversi dalam beberapa bulan terakhir.

Keluarga Ryan Garcia angkat bicara setelah petinju kelahiran 8 Agustus 1998 dipecat oleh World Boxing Council (WBC) karena pernyataan rasis dan penghinaan terhadap agama Islam.

Dalam pernyataannya, keluarga Garcia menegaskan bahwa mereka tidak mendukung atau setuju dengan pernyataan yang dibuat oleh Ryan.

Mereka menegaskan bahwa Ryan tidak pernah diajari untuk melakukan tindakan rasisme terhadap siapa pun.

"Pihak keluarga kami dengan tegas tidak mendukung pernyataan apa pun yang dibuat oleh Ryan terkait ras atau agama. Ini tidak mencerminkan siapa sebenarnya Ryan dan bagaimana dia dibesarkan," demikian bunyi pernyataan keluarga yang dikutip pada Senin (8/7/2024).

 

Selain pernyataan dari keluarga, pengacara Ryan Garcia juga mengungkapkan bahwa ibu Ryan Garcia mengalami masalah kesehatan akibat perilaku kontroversial sang petinju.

Sebelumnya, dalam sesi X Spaces, yang merupakan sesi percakapan audio langsung di X (sebelumnya Twitter), Garcia dilaporkan melakukan serangan verbal terhadap umat Islam dengan kalimat kasar.

Dia menyebut umat Muslim sebagai "bajingan" dan menyatakan bahwa dirinya adalah "Dewa".

"Persetan denganmu dan persetan dengan Muslim yang bajingan. Persetan dengan kalian semua yang bajingan. Kalian semua sangat aneh. Persetan kalian semua umat Muslim, aneh, bajingan," ucap Garcia.

Ketika ditanya tentang pernyataan kontroversial yang diucapkannya, Garcia menjawab, "Saya tidak akan pernah tersentuh karena saya adalah Dewa."

Pernyataan ini menambah kontroversi yang melingkupi Ryan Garcia, serta mengindikasikan dampak yang lebih dalam, termasuk terhadap kesehatan ibunya.

Kalimat tersebut muncul tak lama setelah percakapan dengan seorang streamer yang masuk Islam pada tahun lalu dan mendiskusikan keyakinannya selama sesi tersebut, Sneako.

Mengomentari pernyataan Garcia, Presiden WBC, Mauricio Sulaiman, merilis pernyataan pemecatan Garcia karena perilaku rasisnya di X.

"Melalui wewenang saya... Dengan ini saya mengeluarkan Ryan Garcia dari semua aktivitas yang berkaitan dengan organisasi kami. Kami menolak segala bentuk diskriminasi," tulis Sulaiman.

Seusai dipecat, petinju 25 tahun itu langsung mengunggah permintaan maaf melalui X. Garcia mengakui bahwa ia telah mengeluarkan kalimat yang memicu kemarahan di kalangan warganet.

"Saya telah menyebabkan kemarahan, saya ingin menghentikan segala kekerasan. Saya mencintai semua orang, maaf jika saya menyakiti perasaan Anda," tulis Garcia.

Tindakan tegas dari WBC terhadap perilaku Ryan Garcia ditunjukkan dengan jelas. Mauricio Sulaiman sebagai presiden WBC membuat keputusan untuk mengeluarkannya dari organisasi tersebut.

Pernyataan yang diunggah melalui X tersebut menegaskan bahwa mereka menolak segala bentuk perilaku diskriminatif. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#viral #rasisme #petinju #ryan garcia #islam