Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Karya Displaced: Membedah Gerak Lewat Adaptasi Musik

L
Penulis: Laila Zakiya❯
Salah satu adegan dalam karya Displaced. (DOK. Prodi Tari ISI Surakarta)
Salah satu adegan dalam karya Displaced. (DOK. Prodi Tari ISI Surakarta)

Advertisement

 

SOLOBALAPAN.COM - Seluruh elemen dalam koreografi dapat menjadi langkah awal untuk mengeksplorasi gerak. Tubuh sebagai media dapat menerima respon dari segala sesuatu yang memantik penciptaan gerak. 

Musik menjadi salah satu bagian terpenting dalam suatu pertunjukan tari/koreografi. Selain sebagai struktur pendukung pembangun suasana, musik juga berperan dalam pengaturan ritme dan pencipta atmosfer yang ekspresif. 

Advertisement

Koreografi Musik menjadi salah satu cabang koreografi dimana musik menjadi acuan utama untuk menciptakan gerak. Mempelajari ritme-ritme, melodi, dan harmoni untuk menciptakan imajinasi dan menuangkannya menjadi ide. 

Berangkat dari musik berjudul Love karya Sigit Pratomo, kelompok Metafora menciptakan karya berjudul Displaced. 

Karya ini sesungguhnya mengangkat isu sosial tentang perselingkuhan. Tetapi Metafora mencoba mengemas karya Displaced dengan lebih elegan melalui bungkusan koreografi kelompok. 

Advertisement

Adegan solo pada karya Displaced. (DOK. Prodi Tari ISI Surakarta)
Adegan solo pada karya Displaced. (DOK. Prodi Tari ISI Surakarta)

Seluruh elemen dalam koreografi dimanfaatkan sebagai pintu masuk untuk eksplorasi. Tubuh penari menjadi medium yang responsif terhadap berbagai rangsangan, terutama dari unsur musikal.

Dalam prosesnya, tubuh tidak hanya bergerak secara teknis, tetapi juga menyerap emosi serta tempo-tempo yang terkandung dalam musik. Hal ini menciptakan hubungan yang erat antara bunyi dan gerak.

Koreografi musik sebagai pendekatan yang digunakan dalam karya ini menempatkan musik sebagai acuan utama. Penari dituntut untuk peka terhadap detail musikal.

Advertisement
Editor : Laila Zakiya
Sumber : Solo Balapan

Artikel Terkait

Cap Tangan di Gua Indonesia Ini Berusia 67.800 Tahun, Ternyata Salah Satu Karya Seni Tertua di Dunia

Cap Tangan di Gua Indonesia Ini Berusia 67.800 Tahun, Ternyata Salah Satu Karya Seni Tertua di Dunia

Cap tangan di Liang Metanduno, Sulawesi Tenggara, terbukti berusia minimal 67.800 tahun. Temuan seni cadas tertua di dunia ini memperkuat bukti jejak peradaban purba serta migrasi manusia modern di Nusantara.

Art Edu Care #16: Pengalaman Seni yang Bisa Direspon Pengunjung

Art Edu Care #16: Pengalaman Seni yang Bisa Direspon Pengunjung

Art Edu Care adalah pameran seni dari pendidikan seni rupa UNS yang digelar rutin setiap tahun. Dan melibatkan 3 angkatan. Art Edu Care #16 ini melibatkan angkatan 23 sampai angkatan 25.

Surat Cinta atau Sentilan, Aldy Amis “Lapor Mas Wapres” Lewat Balada Satir yang Tenang

Surat Cinta atau Sentilan, Aldy Amis “Lapor Mas Wapres” Lewat Balada Satir yang Tenang

Aldy Amis kembali menyuarakan kritik sosial lewat lagu “Lapor Mas Wapres”, menghadirkan satire tajam dengan balutan musik folk yang sederhana dan reflektif.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer