Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Warga Solo Harus Tahu! Berikut Efek Samping Ketika Mengonsumsi Rendang Berlebihan

Reinaldo Suryo Negoro • Jumat, 19 April 2024 | 01:48 WIB
Rendang yang menjadi kuliner yang sering hadir di meja makan warga Solo saat Lebaran. (FREEPIK)
Rendang yang menjadi kuliner yang sering hadir di meja makan warga Solo saat Lebaran. (FREEPIK)

SOLOBALAPAN.COM - Rendang merupakan salah satu makanan yang biasanya selalu hadir di meja makan warga Solo saat hari raya Lebaran.

Terkadang, sebuah keluarga akan memasak rendang jumlah banyak agar bisa dinikmati banyak orang saat acara silaturahmi.

Tidak jarang, akan tersisa banyak rendang meskipun acara telah usai.

Maka tidak ada pilihan lain selain dihabiskan agar makanan tersebut tidak mubazir.

Namun perlu diingat, konsumsi rendang juga harus dibatasi.

Dilansir dari Klikdokter.com, rendang juga bisa menimbulkan efek samping saat dikonsumsi secara berlebihan.

Rendang menjadi salah satu makanan yang mengandung banyak minyak dan juga lemak.

Yang mana sangat berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi berlebihan.

Pengolahan rendang tidak dapat dipungkiri akan memengaruhi kandungan nutrisinya, baik secara positif maupun negatif.

Positifnya, pengolahan yang demikian kompleks akan mempermudah usus dalam mencerna daging, karena tekstur daging menjadi lebih empuk.

Selain itu, jenis protein daging rendang paling mudah dicerna dibandingkan dengan daging mentah dan daging kalio.

Sehingga, ketika melalui usus, asam amino dari daging rendang akan paling banyak diserap dan masuk ke dalam tubuh.

Namun rendang yang pada dasarnya mengandung lemak dan protein yang tinggi akan mengalami perubahan kadar nutrisi saat dimasak.

Karena dimasak paling lama dibanding dengan gulai atau kalio, kadar asam amino esensial di dalam rendang cenderung paling sedikit.

Akan tetapi sebaliknya, kandungan persentasi lemaknya menjadi paling tinggi.

Hal ini karena daging yang melewati proses pemanasan sepanjang waktu akan menimbulkan reaksi antara asam amino (dari protein) dengan gula atau asam amino dengan produk oksidasi lemak, yang kondisi ini disebut dengan reaksi Maillard.

Reaksi Maillard akan mengubah kualitas makanan, baik dari aroma, rasa, warna, tekstur, dan komponen zat gizinya.

Ditambah lagi, ada santan yang juga mengandung asam lemak jenuh yang cukup tinggi.

Menurut American Heart Association, asam lemak jenuh dapat meningkatkan kolesterol di dalam darah, sehingga konsumsi kolesterol total harian sebaiknya dibatasi.

Peningkatan kadar kolesterol di dalam darah dapat meningkatkan resiko penyakit jantung koroner dan stroke.

Kendati demikian, warga Solo tidak perlu terlu khawatir jika ingin mengonsumsi rendang.

Konsumsi rendang akan aman selama diimbangi dengan asupan sayuran yang direbus.

Selain itu, perbanyaklah konsumsi buah-buahan dan kacang-kacangan untuk memenuhi kebutuhan serat serta mineral yang dapat menetralisir lemak jenuh pada rendang.

Nah sekarang sudah tahu kandungan gizi serta efek samping bagi kesehatan. Yuk segera kurangi agar tubuhmu tetap sehat. (mg4/rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#berlebihan #efek samping #rendang #solo