Bukan Dikukus atau Direbus! Begini Rahasia Lemang Matang di Dalam Bambu


SOLOBALAPAN.COM - Bagaimana jadinya jika beras ketan dimasak bukan menggunakan panci atau kukusan, melainkan dimasukkan ke dalam batang bambu lalu dibakar di dekat bara api?
Teknik memasak yang tidak biasa ini menjadi ciri khas lemang, kuliner tradisional Nusantara yang masih bertahan hingga sekarang.
Lemang merupakan makanan berbahan dasar beras ketan yang dicampur santan dan sedikit garam, kemudian dimasak di dalam bambu berlapis daun pisang.
Prosesnya membutuhkan ketelatenan karena bambu harus diposisikan dengan tepat, dipanggang perlahan, dan diputar secara berkala agar ketan matang merata.
Keunikan inilah yang membuat lemang berbeda dari olahan ketan lainnya. Bukan hanya bahan dan rasanya yang khas, cara memasaknya pun memperlihatkan pengetahuan tradisional masyarakat dalam memanfaatkan bahan-bahan alam.
Bahan untuk membuat lemang terbilang sederhana. Umumnya, bahan yang dibutuhkan adalah beras ketan, santan kelapa, garam, daun pisang, dan batang bambu yang sesuai.
Beras ketan terlebih dahulu dicuci, lalu direndam selama beberapa jam agar lebih siap dimasak. Sementara itu, bambu dipotong sesuai kebutuhan dan dibersihkan bagian dalamnya.
Pemilihan bambu menjadi salah satu tahap penting karena bambu berfungsi sebagai wadah sekaligus membantu membentuk lemang.
Setelah itu, bagian dalam bambu dilapisi daun pisang. Lapisan ini membantu mencegah ketan menempel langsung pada dinding bambu sekaligus memberikan aroma khas selama proses pemasakan.
Proses Memasak yang Rumit



