Som Tam, Pepaya Muda Diulek Jadi Makanan Ikonik Thailand
L
SOLOBALAPAN.COM - Pedas, asam, manis, dan asin bisa muncul dalam satu suapan. Kalau biasanya pepaya matang dimakan sebagai buah, di Thailand pepaya muda justru diolah menjadi hidangan dengan rasa yang jauh lebih berani.
Buah yang masih berwarna hijau tersebut diserut tipis, lalu dicampur dengan cabai, bawang putih, tomat, kacang panjang, jeruk nipis, gula, dan saus ikan.
Hidangan inilah yang dikenal sebagai Som Tam, salah satu makanan yang lekat dengan kuliner Thailand.
Som Tam sering disebut sebagai green papaya salad atau salad pepaya hijau. Namun, menyebutnya sekadar salad rasanya kurang menggambarkan karakter makanan ini.
Som Tam memiliki rasa yang kuat dan dibuat dengan cara yang cukup khas. Berbagai bahan dimasukkan ke dalam cobek, lalu ditumbuk dan dicampur menggunakan ulekan.
Baca Juga: Maling Motor di Kadipiro Gagal! Terduga Pelaku Dikejar Warga Hingga Karanganyar dan Berhasil Dibekuk
Pepaya muda tidak dihaluskan sampai hancur. Teksturnya justru tetap dibuat renyah, sementara proses mengulek membantu mengeluarkan aroma dan rasa dari bahan-bahan lain.
Cabai memberikan rasa pedas, jeruk nipis menghadirkan rasa asam, saus ikan menambahkan rasa asin dan gurih, sementara gula membantu menyeimbangkan semuanya.
Hasilnya adalah makanan yang memiliki banyak rasa dalam satu piring. Bagi sebagian orang, perpaduan pedas, asam, manis, dan asin mungkin terasa cukup mengejutkan saat pertama kali mencobanya. Namun, justru kombinasi inilah yang membuat Som Tam begitu khas.
Meski kini dikenal sebagai salah satu makanan Thailand, Som Tam memiliki hubungan yang kuat dengan Isan, kawasan di timur laut Thailand.
Kuliner dari wilayah ini dikenal memiliki karakter rasa yang cukup kuat, terutama pedas, asin, dan asam. Selain Som Tam, makanan seperti larb dan gai yang juga menjadi bagian dari kuliner khas Isan.



