Damar Kurung, Lentera Tradisional Gresik yang Menyimpan Cerita Kehidupan Masyarakat

SOLOBALAPAN.COM - Di balik cahaya lampion yang menerangi sudut-sudut rumah, tersimpan cerita tentang kehidupan, kebudayaan, dan identitas masyarakat pesisir Jawa Timur. Kesenian itu bernama "Damar Kurung", lampion tradisional khas Kabupaten Gresik yang bukan sekadar menjadi sumber cahaya, tetapi juga media untuk merekam kehidupan masyarakat melalui lukisan.
Damar Kurung dikenal memiliki bentuk menyerupai kotak dengan kerangka dan empat sisi yang dihiasi gambar. Ketika lampu dinyalakan di bagian dalamnya, lukisan-lukisan tersebut tampak hidup, menghadirkan gambaran keseharian masyarakat Gresik dalam balutan cahaya yang hangat.
Keunikan inilah yang membuat Damar Kurung berbeda dari lampion pada umumnya. Ia bukan hanya benda hias, melainkan karya seni yang menyimpan kisah dan ingatan kolektif masyarakat.
Baca Juga: 4 Makanan Khas Imlek yang Punya Makna Hoki dan Harapan Baik
Tradisi Ramadan yang Sarat Makna
Nama Damar Kurung berasal dari kata "damar' yang berarti lampu atau pelita, sedangkan "kurung" merujuk pada sesuatu yang dibatasi atau ditempatkan dalam sebuah wadah. Secara sederhana, Damar Kurung dapat dimaknai sebagai pelita yang berada di dalam kerangka.
Kesenian ini lekat dengan suasana bulan Ramadan. Dalam tradisi masyarakat Gresik, Damar Kurung dipasang di depan rumah dan turut hadir dalam kegiatan arak-arakan menjelang Ramadan. Kehadirannya menambah semarak suasana sekaligus menjadi pengingat akan kekayaan tradisi lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Namun, daya tarik Damar Kurung tidak hanya terletak pada cahayanya. Hal yang paling menonjol justru lukisan pada setiap sisinya. Gambar-gambar tersebut menampilkan berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan di pasar, kehidupan nelayan dan petani, hingga aktivitas keagamaan seperti salat, mengaji, serta pertunjukan hadrah dan kasidah.
Melalui gambar-gambar sederhana itu, Damar Kurung menghadirkan potret kehidupan masyarakat Gresik. Cerita yang biasanya dijumpai dalam keseharian diubah menjadi karya visual yang dapat dinikmati oleh siapa saja.
Baca Juga: Anya Taylor-Joy Jadi Sorotan di Dune: Part Three, Ini Peran Alia Atreides dalam Kisah Paul
Mbah Masmundari, Sosok di Balik Popularitas Damar Kurung
Ketika membicarakan Damar Kurung, nama Masmundari tidak dapat dipisahkan dari perjalanan kesenian ini. Seniman yang akrab disapa Mbah Masmundari tersebut dikenal luas karena ketekunannya membuat dan melukis Damar Kurung, sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat yang lebih luas.
Melalui karya-karyanya, Masmundari tidak sekadar menghias lampion. Ia juga merekam perubahan sosial dan kehidupan masyarakat berdasarkan apa yang dilihat serta dialaminya. Pasar malam, aktivitas perdagangan, kehidupan warga, hingga suasana keagamaan menjadi bagian dari cerita yang dituangkan ke dalam lukisannya.
Baca Juga: JKT48 Bawakan Seesaw Game Penuh Air Mata dengan Keroncong dan Bahasa Jawa, Ini Keunikannya
Gaya lukisan Damar Kurung yang berkembang melalui karya Masmundari memiliki karakter naratif, dengan bentuk-bentuk sederhana dan warna yang menarik. Setiap bidang gambar seolah menjadi potongan cerita yang dapat dibaca secara berurutan.



