SOLOBALAPAN.COM – Teka-teki mengenai masa depan gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, mulai menemui titik terang.
Laporan terbaru dari media Belanda, Voetbal International, mengungkap bahwa peluangnya untuk "pulang" ke mantan klubnya, NAC Breda, telah kandas karena adanya penolakan dari internal klub.
Namun, kabar baiknya, laporan yang sama juga memberikan sinyal kuat bahwa sang "Profesor" tidak akan lama menganggur dan tampaknya akan segera bergabung dengan klub baru.
Alasan di Balik Gagalnya 'Comeback' ke NAC Breda
Menurut Voetbal International, nama Thom Haye sempat menjadi alternatif utama bagi NAC Breda, yang baru promosi ke Eredivisie.
Haye sendiri, yang berstatus bebas transfer setelah meninggalkan Almere City, disebut terbuka dengan kemungkinan untuk kembali.
"Namun, di internal klub, sejumlah pihak tidak menyambut ide tersebut," tulis media Belanda itu. Pelatih kepala NAC Breda, Carl Hoefkens, dilaporkan lebih memilih opsi pemain lain untuk mengisi lini tengahnya.
Sinyal Kuat Akan Segera Dapatkan Klub Baru
Meskipun pintu ke NAC Breda telah tertutup, para pendukung Timnas Indonesia bisa sedikit bernapas lega. Laporan tersebut diakhiri dengan sebuah kalimat yang sangat menjanjikan.
"Hoefkens lebih memilih opsi lain ketimbang pemain Timnas Indonesia itu, yang kini berstatus bebas transfer dan tampaknya akan segera bergabung dengan klub lain," demikian bunyi laporan dari Voetbal International.
Jejak Haye di NAC Breda dan Penantian Suporter
Thom Haye pernah menjadi idola bagi para pendukung NAC Breda pada periode 2020-2022, di mana ia berhasil mencatatkan 8 gol dan 16 assist dari 69 penampilan.
Statusnya sebagai pemain kunci dan pengatur serangan di Timnas Indonesia membuat para suporter harap-harap cemas menantikan klub barunya, agar ia tetap bugar untuk agenda internasional.
Menanti Pengumuman Resmi
Meskipun reuni romantis dengan NAC Breda tidak terwujud, kabar bahwa Thom Haye selangkah lagi bergabung dengan klub baru adalah berita positif yang ditunggu-tunggu.
Kini, para pendukung Garuda hanya tinggal menunggu pengumuman resmi mengenai di mana sang jenderal lapangan tengah akan berlabuh untuk musim kompetisi 2025/2026. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo