SOLOBALAPAN.COM - Setelah sukses menyelenggarakan Liga 1 dan Liga 2, PSSI kini berencana untuk memperluas jangkauan kompetisinya dengan memperkenalkan turnamen di level yang lebih rendah.
Langkah ini bertujuan untuk memberi kesempatan bagi klub-klub di kasta yang lebih rendah untuk berkembang dan bersaing lebih kompetitif.
Pada bulan Agustus 2024, PSSI mengeluarkan Surat Edaran II mengenai Kompetisi Tahun 2024/2025 yang disebarkan kepada klub-klub serta asosiasi sepak bola di seluruh Indonesia.
Surat edaran ini memberikan petunjuk terkait penyelenggaraan Liga 3 dan Liga 4, dan keputusan tersebut kemudian diperkuat melalui keputusan resmi Komite Eksekutif PSSI pada 28 Oktober 2024.
Edaran yang dikeluarkan pada akhir September 2024 mengumumkan bahwa Liga 3 akan dikelola oleh PT Liga Indonesia Baru.
Meski demikian, rincian lebih lanjut mengenai format dan jadwal resmi kompetisi ini masih akan diumumkan dalam waktu dekat.
Sebuah bocoran dari PSCS Cilacap mengungkapkan bahwa Liga 3 musim ini hanya akan diikuti oleh 18 klub.
Sebelumnya, kompetisi Liga 3 2024/2025 dijadwalkan dimulai pada 2 November 2024 dan berakhir pada 20 Februari 2025.
Namun, karena adanya penyesuaian jadwal, kompetisi ini akhirnya akan dimulai pada pertengahan Desember.
Selain itu, pada musim ini, Liga 3 juga akan berganti nama menjadi Liga Nusantara.
Keputusan ini diumumkan dalam pertemuan Club Owner’s Meeting Liga Nusantara 2024/2025 yang diadakan pada Kamis (7/11/2024) di Grand Kemang, Jakarta.
Liga Nusantara 2024/2025 akan diikuti oleh 18 klub yang terbagi menjadi dua kelompok.
Baca Juga: Resmi! Pembagian Grup Liga 2 2024/2025: Mempertemukan Rivalitas Persiku Kudus dan Persipa Pati!
Kelompok pertama terdiri dari 8 klub yang terdegradasi dari Liga 2 musim 2023/2024, sedangkan kelompok kedua terdiri dari 10 klub yang lolos ke babak 16 besar putaran nasional Liga 3 2023/2024.
Dengan format baru ini, PSSI berharap kompetisi di level Liga Nusantara dapat lebih ketat dan menarik, sekaligus memberikan pengalaman yang lebih kompetitif bagi tim-tim yang berpartisipasi.
Di sisi lain, perubahan nama dan format ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia, dengan menghasilkan klub-klub yang lebih siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Secara rinci, delapan tim yang terdegradasi dari Liga 2 2023/2024 akan tergabung dalam kelompok pertama.
Tim-tim tersebut antara lain Persikab Kabupaten Bandung, PSDS Deli Serdang, Kalteng Putra, PSCS Cilacap, Persiba Balikpapan, Sulut United, Perserang Serang, dan Sada Sumut FC.
Kelompok kedua akan diisi oleh 10 klub yang sukses mencapai babak 16 besar Liga 3 2023/2024.
Klub-klub tersebut adalah Persekabpas Kabupaten Pasuruan, PSGC Ciamis, 757 Kepri Jaya, Tornado FC Pekanbaru, Persiba Bantul, PSM Madiun, Waanal Brothers FC, Persipasi Bekasi, NZR Sumbersari Malang, dan Persipani Paniai.
Kompetisi Liga Nusantara diharapkan menjadi ajang untuk membuktikan kemampuan tim-tim yang berambisi meraih prestasi terbaik dan melangkah ke level kompetisi yang lebih tinggi di sepak bola nasional.
Selain itu, Liga 4 2024/2025 akan diadakan untuk pemain berusia 18 hingga 22 tahun, yang lahir antara 1 Januari 2002 hingga 31 Desember 2006.
Kompetisi ini dimulai dengan babak provinsi pada November 2024 hingga Maret 2025, dilanjutkan dengan babak nasional yang rencananya akan digelar antara 15 April hingga 30 Mei 2025. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo