Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Pelantikan Rektor UBY Diwarnai Demo Mahasiswa dan Mosi Tidak Percaya Senat

Abdul Khofid Firmanda Putra • Rabu, 11 Februari 2026 | 16:50 WIB

Pelantikan Rektor Universitas Boyolali periode 2026–2030 diwarnai aksi demo mahasiswa menuntut pengangkatan dikaji ulang serta perbaikan fasilitas kampus.
Pelantikan Rektor Universitas Boyolali periode 2026–2030 diwarnai aksi demo mahasiswa menuntut pengangkatan dikaji ulang serta perbaikan fasilitas kampus.

BOYOLALI, SOLOBALAPAN.COM – Pelantikan Rektor Universitas Boyolali (UBY) periode 2026–2030 di Graha Amarta, Rabu (11/2), berlangsung panas.

Prosesi pelantikan Nanik Sutami sebagai rektor kembali diwarnai aksi penolakan dari Senat UBY dan ratusan mahasiswa.

Ketua Senat UBY Purwadi sempat naik ke mimbar menyampaikan mosi tidak percaya sebelum pelantikan dimulai.

Sejumlah dosen dan staf yang hadir langsung berdiri membentangkan spanduk penolakan terhadap kepemimpinan Nanik.

Baca Juga: SM Entertainment Sita Aset Pribadi Chen, Baekhyun, dan Xiumin, Konflik dengan EXO-CBX Makin Membara! 

Usai pembacaan mosi, anggota Senat memilih meninggalkan ruangan. Di luar gedung, mahasiswa menggelar aksi dengan membawa spanduk dan bendera, disertai orasi penolakan. Beberapa karangan bunga di sekitar lokasi bahkan sempat dirobohkan.

Mahasiswa berupaya masuk ke gedung, namun dihalangi petugas keamanan. Meski situasi memanas, prosesi pelantikan tetap dilanjutkan hingga selesai.

Setelah acara, Nanik mempersilakan perwakilan mahasiswa untuk beraudiensi. Dalam pertemuan itu, mahasiswa menyampaikan enam tuntutan, mulai dari ketersediaan fasilitas dasar, transparansi pertanggungjawaban, hingga permintaan pembatalan pengangkatan rektor.

Ketua BEM UBY Yudha Wardhana menegaskan tuntutan muncul karena akumulasi keresahan mahasiswa terhadap kepemimpinan sebelumnya.
“Secara garis besar ini terkait keresahan mahasiswa sendiri,” ujarnya usai audiensi.

Menurut Yudha, meski tuntutan pembatalan tidak dipenuhi, mahasiswa akan terus mengawal jalannya kepemimpinan rektor.

“Kami akan mengawal agar mekanisme pemilihan rektor benar-benar demokratis dan berpihak pada suara mayoritas,” tegasnya.

Baca Juga: Alfan Suaib Meledak! Bernardo Tavares Kirim Pesan 'Senggol' Persebaya Future Lab

Universitas Boyolali berada di bawah Yayasan Bhenika Karya. Ketua Yayasan, Indriyatmoko, menyatakan pembatalan pelantikan tidak dapat dilakukan karena menjadi kewenangan Dewan Pembina.

“Kalau membatalkan itu tidak bisa, ranahnya pembina yayasan,” jelasnya.

Mahasiswa kemudian mengubah tuntutan menjadi permintaan agar proses pengangkatan dikaji ulang. Indriyatmoko tidak keberatan atas usulan tersebut, namun menegaskan tidak bisa langsung membatalkan keputusan.

“Mekanisme pemilihan sudah sesuai aturan yayasan,” katanya.

Terkait tuntutan lain, terutama soal fasilitas penunjang belajar, pihak yayasan berjanji menindaklanjuti.
“Kami perlu detail kebutuhannya seperti apa. Prinsipnya kami terbuka berdiskusi, tetapi tetap menyesuaikan kemampuan anggaran,” pungkasnya. (fid/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#pelantikan rektor universitas boyolali #Universitas Boyolali #UBy #anggota senat