SOLOBALAPAN.COM – Prestasi membanggakan ditorehkan Langit Elora Prahersiwi, dara asal Desa Pagutan, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri.
Gadis cerdas ini diterima di 11 jurusan dari 9 universitas ternama dunia, mulai Australia, Inggris, Selandia Baru, hingga Belanda.
Namun, Elora akhirnya mantap memilih Wageningen University, Belanda, mengambil jurusan Food Technology yang menduduki peringkat nomor satu dunia.
“Karena itu saya memilih untuk berkuliah di sana. Pertimbangannya jurusan saya peringkat pertama di dunia, sangat bagus untuk skala internasional,” ujar Elora.
Perjalanan Menuju Belanda
Keberangkatan Elora pada Jumat (15/8/2025) pagi terasa emosional. Sebelum terbang, ia sarapan terakhir bersama keluarga dengan menu ayam goreng kesukaan yang dibawakan neneknya dari Cilacap.
Sekitar pukul 06.30 WIB, Elora diantar keluarganya menuju Bandara Adi Soemarmo untuk memulai perjalanan panjang ke Negeri Kincir Angin.
Selain kualitas pendidikan, ada alasan lain Elora memilih Belanda. “Suka dengan negaranya, apalagi di Eropa. Pengin bisa melihat salju,” ungkapnya.
Tak hanya itu, menurut Elora, potensi pengembangan pangan di Indonesia masih sangat besar. Ia ingin berkontribusi lewat ilmu yang dipelajarinya.
Dari Wonogiri ke Dunia
Elora sendiri tak pernah menyangka bisa berkuliah di luar negeri. Semua bermula ketika guru di SMAN 2 Wonogiri menawarinya ikut seleksi bimbingan persiapan S-1 luar negeri.
Tak disangka, ia lolos dan menjalani bimbingan selama 10 bulan di Jakarta. Dari situ, Elora belajar membuat esai, CV, hingga mengikuti berbagai tes bahasa Inggris dan Matematika.
Ia bahkan sempat mengikuti summer program di Tiongkok untuk belajar tentang pertanian presisi.
Bekal Khas Nusantara
Meski terbang jauh ke Belanda, Elora tetap membawa rasa Indonesia. Ia membekali diri dengan jahe untuk minuman favoritnya, sambal cumi, sambal teri, serta kerupuk.
“Saya bawa sambal banyak. Kerupuk saya bawa juga,” katanya sambil tersenyum.
Dukungan Penuh Orang Tua
Baca Juga: Reza Arap Akhirnya Umumkan Hubungannya dengan Lula Lahfah? Unggahan Terbarunya Jadi Sorotan!
Ayah Elora, Heri Setiyadi, tak bisa menyembunyikan rasa haru. Ia mengaku menangis saat melepas anaknya di bandara.
“Tadi saya nangis di bandara. Ra urusan disawang wong liyo. Malah ibunya yang tegar,” ujarnya.
Sebagai orang tua, Heri mengaku mendukung penuh meski berat melepas sang putri. Ia berpesan agar Elora selalu menjaga diri di negeri orang.
Dukungan Pemerintah Daerah
Baca Juga: Bukan Raffi Ahmad, Mpok Alpa Titipkan Anak Kembarnya ke Sosok Ini, Isi Surat Wasiatnya Viral!
Sebelum berangkat, Elora sempat berpamitan kepada Bupati Wonogiri Setyo Sukarno dan Wakil Bupati Imron Rizkyarno.
“Mbak Elora saat itu meminta restu, mau kuliah di Wageningen University Belanda. Kita harapkan lancar,” ujar Imron.
Imron menambahkan, Pemkab Wonogiri bangga atas capaian Elora, apalagi ia juga alumni SMAN 2 Wonogiri.
“Kami doakan Mbak Elora bisa S-2 dan S-3 di luar negeri. Ilmunya diaplikasikan di sini. Sebagai alumni SMAN 2 Wonogiri, saya bangga ada lulusannya yang diterima di universitas top dunia,” tegasnya.
Daftar Universitas yang Menerima Elora:
- La Trobe University (Australia) – Food and Nutrition
- Charles Darwin University (Australia) – Engineering
- Northampton University (Inggris) – Environmental Sciences
- Wageningen University (Belanda) – Food Technology
- Wageningen University (Belanda) – Animal Sciences
- Wageningen University (Belanda) – Marine Sciences
- Curtin University (Australia) – Mining Engineering
- Monash University (Australia) – Engineering (Honours)
- Adelaide University (Australia) – Aerospace Engineering
- University of Western Australia (Australia) – Engineering (Honours)
- The University of Auckland (Selandia Baru) – Engineering
Dengan prestasi ini, Elora menjadi inspirasi bagi banyak pelajar Indonesia untuk berani bermimpi setinggi langit. (al/dam)
Editor : Damianus Bram