
SOLOBALAPAN,COM - Di ujung timur Pulau Jawa, terdapat sebuah stasiun yang menjadi titik akhir perjalanan kereta api sekaligus gerbang menuju Pulau Bali.
Stasiun Ketapang di Kabupaten Banyuwangi tidak hanya melayani aktivitas naik dan turun penumpang, tetapi juga berperan penting sebagai penghubung antarmoda transportasi antara kereta api dan kapal penyeberangan.
Stasiun Ketapang berada di Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, hanya berjarak sekitar satu kilometer dari Pelabuhan Ketapang.
Lokasinya yang strategis membuat stasiun ini menjadi pilihan utama bagi wisatawan maupun masyarakat yang hendak melanjutkan perjalanan menuju Bali melalui Pelabuhan Ketapang–Gilimanuk.
Sebagai stasiun aktif paling timur di Pulau Jawa, Ketapang menjadi titik akhir bagi sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh dari berbagai kota.
Beragam layanan kereta seperti KA Blambangan Ekspres, KA Wijayakusuma, KA Mutiara Timur, KA Ijen Ekspres, hingga KA Probowangi melayani rute menuju dan dari Stasiun Ketapang.
Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat melakukan perjalanan dari Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Malang, Jember, hingga Banyuwangi tanpa harus berganti moda transportasi di tengah perjalanan.
Keberadaan Stasiun Ketapang turut mendukung perkembangan sektor pariwisata Banyuwangi. Dalam beberapa tahun terakhir, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.
Wisatawan yang datang menggunakan kereta api dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan menuju Kawah Ijen, Taman Nasional Baluran, Pantai Pulau Merah, Pantai Boom Marina, hingga menyeberang ke Pulau Bali.
Selain melayani perjalanan wisata, Stasiun Ketapang juga menjadi urat nadi mobilitas masyarakat. Setiap hari, stasiun ini melayani penumpang yang bepergian untuk bekerja, menempuh pendidikan, maupun melakukan perjalanan bisnis.



