5 Stasiun Kereta Api dengan Arsitektur Paling Memukau di Indonesia

SOLOBALAPAN.COM - Stasiun kereta api tidak lagi sekadar menjadi tempat naik dan turun penumpang. Di berbagai daerah di Indonesia, sejumlah stasiun justru dikenal karena memiliki arsitektur yang indah dan nilai sejarah yang tinggi.
Perpaduan bangunan bergaya kolonial, sentuhan modern, hingga letaknya yang strategis menjadikan beberapa stasiun sebagai daya tarik tersendiri bagi wisatawan maupun pencinta fotografi.
Berikut lima stasiun kereta api di Indonesia yang memiliki arsitektur memukau sekaligus menyimpan cerita panjang dalam perjalanan perkeretaapian nasional.
Baca Juga: Stasiun Solo Jebres, Bangunan Bersejarah yang Terus Menjaga Denyut Perjalanan Kota Solo
1. Stasiun Jakarta Kota
Stasiun Jakarta Kota menjadi salah satu bangunan ikonik peninggalan kolonial Belanda yang masih berdiri kokoh hingga sekarang. Dibuka pada 1929, stasiun ini dirancang oleh arsitek Frans Johan Louwrens Ghijsels dengan gaya Art Deco yang dipadukan unsur modern pada masanya.
Ciri khas bangunan ini terlihat dari atap yang tinggi, jendela-jendela besar, serta aula utama yang luas. Hingga kini, Stasiun Jakarta Kota masih menjadi salah satu lokasi favorit untuk fotografi karena nuansa klasik yang tetap terjaga.
Baca Juga: Menilik Sejarah Stasiun Tawang Semarang, Pintu Gerbang Klasik Berusia Lebih dari Satu Abad
2. Stasiun Semarang Tawang
Berada tak jauh dari kawasan Kota Lama Semarang, Stasiun Tawang menjadi salah satu stasiun bersejarah yang memiliki arsitektur khas kolonial.
Bangunan yang diresmikan pada 1914 ini menampilkan perpaduan gaya Indische Empire dan arsitektur Eropa.
Keindahan Stasiun Tawang semakin terasa ketika musim hujan tiba. Genangan air yang sering muncul di halaman depan justru kerap dimanfaatkan pengunjung untuk menghasilkan pantulan bangunan yang estetik dalam foto.



