Viral Borong BBM Pakai Jerigen di Sumberlawang, Resmi Dilarang Tapi Katanya Bisa?


SRAGEN, SOLOBALAPAN.COM – Kalau biasanya orang antre BBM cukup dengan satu tangki, kali ini ceritanya sedikit “lebih niat”. Jagat maya di Bumi Sukowati mendadak ramai setelah beredar video yang memperlihatkan aktivitas pengisian BBM dengan “armada” jerigen di salah satu SPBU wilayah Sumberlawang.
Dalam video yang viral itu, terlihat seorang perempuan berjilbab cokelat santai saja menenteng tiga jerigen sekaligus—seolah sedang belanja kebutuhan dapur, bukan bahan bakar.
Tak lama berselang, seorang pria berambut gondrong ikut meramaikan suasana dengan tambahan satu jerigen lagi. Total? Lumayan untuk bikin netizen ikut panas, bukan cuma mesin kendaraan.
Jerigen-jerigen tersebut kemudian dengan rapi dimasukkan ke dalam mobil Daihatsu Ayla hitam. Pemandangan yang bagi sebagian orang mungkin biasa saja, tapi bagi netizen +62, ini sudah cukup untuk memantik dugaan: jangan-jangan lagi ada “tabungan BBM” terselubung di tengah isu krisis energi global.
Apalagi, lokasi pengisian disebut berada di jalur BBM subsidi. Langsung saja, spekulasi liar bermunculan. Dari yang menduga penimbunan, sampai yang merasa jatah rakyat kecil “diam-diam disedot pakai jerigen”.
Namun, seperti biasa, tidak semua yang terlihat langsung bisa dijadikan vonis.
Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Diskumindag Sragen, R. Widya Budi Mudhita, mencoba menurunkan tensi yang sudah telanjur naik. Ia menjelaskan bahwa penggunaan jerigen di SPBU memang bukan sesuatu yang bebas sebebas-bebasnya.
“Secara prinsip memang dilarang, terutama untuk BBM subsidi. Tapi ada pengecualian, misalnya untuk BBM non-subsidi seperti Pertamax, atau bagi pelaku UMKM dan petani yang sudah punya barcode resmi,” jelasnya.
Artinya, belum tentu semua jerigen itu “berdosa”.



