Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lapangan Tenis Rp 1,6 Miliar Mbrodol, PELTI: Seharusnya Dikerjakan Ahli

Iwan Adi Luhung
Penulis: Iwan Adi Luhung❯

Lapangan tenis STC Pringgodani Wonogiri senilai Rp 1,6 miliar dilaporkan rusak sebelum diresmikan.
Lapangan tenis STC Pringgodani Wonogiri senilai Rp 1,6 miliar dilaporkan rusak sebelum diresmikan.


Advertisement

WONOGIRI, SOLOBALAPAN.COM – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Lawn Tennis Indonesia (PELTI) Wonogiri akhirnya buka suara terkait rusaknya lapangan tenis di kawasan Sport Tourism Center (STC) Pringgodani yang baru selesai dibangun.

Kerusakan tersebut dinilai bukan persoalan sepele, melainkan indikasi kuat pengerjaan lapangan yang tidak ditangani tenaga ahli khusus.

Ketua Pengkab PELTI Wonogiri, Suparmo, mengungkapkan sejak awal pihaknya ikut memantau proses pembangunan lapangan tenis tersebut. Bahkan sebelum kabar kerusakan ramai diperbincangkan, para pengguna lapangan telah menemukan banyak genangan air dan menyampaikan masukan kepada pihak terkait.

“Akhirnya disepakati dilakukan leveling. Waktu itu lapangan sudah dicat, lalu dikeruk, diratakan, dipoles, kemudian dicat lagi,” ujar Suparmo, Senin (29/12/2025).

Namun, perbaikan tersebut justru memunculkan persoalan baru. Setelah proses leveling, permukaan lapangan mengalami gelembung-gelembung kecil. Bahkan, dua dari tiga lapangan tenis mengelupas dan pecah saat diinjak.

Advertisement

“Diduga cor dan leveling-nya tidak merekat dengan baik. Dampaknya bukan cuma visual, tapi pantulan bola juga jadi beda,” kata pria yang akrab disapa Mamo itu.

Menurut Mamo, pihaknya sempat menyarankan agar pengerjaan lapangan tenis ditangani tenaga spesialis dari Tulungagung, daerah yang dikenal sebagai rujukan pembangunan lapangan tenis standar.

“Lapangan tenis itu bukan sekadar dicor lalu dicat. Nggak bisa. Harus dikerjakan orang yang benar-benar paham. Nyuwun sewu, mungkin yang mengerjakan bukan spesialis lapangan tenis. Dipoles iya, tapi beda hasilnya,” tegasnya.

PELTI Wonogiri juga telah duduk bersama Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Wonogiri serta pihak pelaksana proyek untuk membahas kerusakan atau mbrodol-nya lapangan tenis tersebut. Pihak pelaksana pekerjaan disebut menyatakan kesanggupan melakukan perbaikan.

“Katanya yang kopong-kopong mau disesek lalu dipoles lagi. Tapi apakah itu menyelesaikan masalah atau tidak, saya juga belum tahu,” ujar Mamo.

Ia pun menyampaikan kekhawatiran para pecinta tenis Wonogiri jika perbaikan yang dilakukan tidak bersifat permanen dan berpotensi kembali rusak setelah digunakan.

“Kan eman-eman. Sudah diperbaiki tapi kalau nanti mbrodol lagi, permainan jadi tersendat,” imbuhnya.

Di sisi lain, Mamo mengakui sarana dan prasarana pendukung lapangan tenis STC Pringgodani tergolong baik, mulai dari tribun, pagar, kamar mandi, hingga lampu penerangan.

Namun ironisnya, justru bagian paling krusial—permukaan lapangan tenis—yang luput dari kualitas maksimal.

Seperti diberitakan sebelumnya, lapangan tenis STC Pringgodani dengan anggaran sekitar Rp 1,6 miliar dilaporkan rusak meski belum diresmikan. Kerusakan ini memicu sorotan publik terhadap mutu pengerjaan dan pengawasan proyek fasilitas olahraga di Wonogiri. (al/an)

Advertisement
Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : solobalapan.com

Artikel Terkait

Cabuk Wijen, Sambal Hitam yang Unik Khas Wonogiri yang Gurih dan Pedas

Cabuk Wijen, Sambal Hitam yang Unik Khas Wonogiri yang Gurih dan Pedas

Berbeda dengan sambal pada umumnya yang didominasi cabai dan berwarna merah atau hijau, Cabuk wijen Wonogiri berwarna hitam pekat yang sekilas menyerupai pepes, tetapi memiliki cita rasa gurih, pedas, dan sedikit manis.

Kompol Aditia Meninggal Dunia Usai Koma Sejak 2019, Bermula Dikeroyok Kelompok Pesilat di Wonogiri

Kompol Aditia Meninggal Dunia Usai Koma Sejak 2019, Bermula Dikeroyok Kelompok Pesilat di Wonogiri

Kompol Aditia Meninggal Dunia Usai Koma Sejak 2019, Bermula Dikeroyok Kelompok Pesilat di Wonogiri

Surutnya Air Bawa Berkah! Padang Rumput Hijau Waduk Gajah Mungkur Eromoko Jadi Tempat Healing Gratis

Surutnya Air Bawa Berkah! Padang Rumput Hijau Waduk Gajah Mungkur Eromoko Jadi Tempat Healing Gratis

Fenomena padang rumput hijau muncul di Waduk Gajah Mungkur Eromoko Wonogiri. Jadi tempat healing gratis dan tingkatkan ekonomi UMKM!

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer