SOLOBALAPAN.COM – Kiper utama Timnas Indonesia, Maarten Paes, kini tengah berada di pusaran kontroversi bersama klub barunya, Ajax Amsterdam.
Alih-alih mendapat pujian, Paes justru mendapat kecaman keras dari legenda sepak bola Belanda, Rafael van der Vaart, gara-gara komentarnya usai pertandingan.
Ketegangan ini bermula saat gawang Maarten Paes dibobol tiga kali dalam kekalahan Ajax 1-3 dari FC Groningen pada lanjutan Eredivisie, Sabtu (7/3/2026).
Usai laga, Paes secara terbuka mengkritik semangat juang rekan-rekan setimnya di hadapan media.
Kritik Pedas Paes: "Kita Bukan Sebuah Tim"
Paes merasa kecewa dengan reaksi para pemain Ajax setelah tertinggal.
Menurutnya, koordinasi dan kemauan untuk saling membantu di lapangan sangatlah minim.
"Setelah skor 2-1, kami tidak menunjukkan apa pun yang menunjukkan bahwa kami adalah sebuah tim. Anda bisa melihat bagaimana semua orang menarik diri.
Saya merindukan para pemain yang rela berjuang habis-habisan untuk satu sama lain," cetus Paes dikutip dari Football Transfers.
Reaksi Keras Rafael van der Vaart
Pernyataan blak-blakan Paes rupanya memancing amarah Rafael van der Vaart.
Eks bintang Real Madrid itu menilai Paes tidak tahu diri karena statusnya yang masih menjadi pemain baru di Johan Cruyff Arena.
Bahkan, Van der Vaart tak segan menyebut ingin "memulangkan" Paes ke Amerika Serikat (MLS).
"Teman-teman, tolonglah... Maarten Paes. Ya ampun, seorang kiper yang mengatakan itu, saya akan langsung mengirimnya kembali ke Amerika. Terutama ketika Anda baru bergabung dan masih harus membuktikan diri," tegas Van der Vaart.
Senada dengan itu, mantan pelatih Ajax, Henk ten Cate, juga menyayangkan sikap Paes.
Menurutnya, sebagai pemain senior, Paes seharusnya membicarakan masalah tersebut secara internal di ruang ganti, bukan mengumbar aib tim ke publik tak lama setelah laga usai.
Masa Depan di Ujung Tanduk?
Maarten Paes baru menjalani tiga laga sejak bergabung dengan Ajax pada bursa transfer musim dingin 2026.
Dari tiga penampilan tersebut, kiper keturunan Kediri ini sudah kebobolan empat gol dan mencatatkan satu clean sheet.
Kini, posisi Paes sebagai kiper utama musim depan mulai digoyang isu tak sedap.
Kabarnya, manajemen Ajax tengah mempertimbangkan untuk memboyong kiper baru pada bursa transfer musim panas 2026 mendatang jika situasi internal tidak segera membaik. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo