Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apa Itu HYROX? Bukan Sekadar Lari dan Angkat Beban, Ini Penjelasannya

I
Penulis: Inayah Choirunisa❯
HYROX mulai populer di Indonesia, olahraga ini menguji daya tahan serta kekuatan fisik secara menyeluruh.
HYROX mulai populer di Indonesia, olahraga ini menguji daya tahan serta kekuatan fisik secara menyeluruh.

Advertisement

SOLOBALAPAN.COM – Apa itu HYROX? Nama olahraga ini belakangan semakin sering muncul di tengah tren kebugaran, terutama ketika semakin banyak orang tertarik mencoba olahraga yang tidak hanya mengandalkan kekuatan, tetapi juga daya tahan tubuh.

HYROX merupakan kompetisi kebugaran yang menggabungkan lari dengan latihan fungsional dalam satu rangkaian. Olahraga ini dapat diikuti oleh atlet profesional maupun orang yang ingin menantang kemampuan fisiknya melalui kompetisi kebugaran.

Popularitas HYROX juga mulai berkembang di Indonesia. Pada Juni 2026, kompetisi HYROX untuk pertama kalinya digelar di Indonesia melalui AirAsia HYROX Jakarta dan diikuti hampir 12.000 peserta dari lebih dari 50 negara.

Apa Itu HYROX?

Secara sederhana, HYROX adalah fitness race yang menggabungkan lari dan latihan fungsional. Format perlombaannya dibuat seragam sehingga peserta dari berbagai negara dapat mengikuti pola kompetisi yang sama.

Advertisement

Dalam satu perlombaan, peserta akan berlari sejauh 1 kilometer kemudian menyelesaikan satu stasiun latihan. Pola tersebut diulang sebanyak delapan kali sehingga totalnya menjadi 8 kilometer lari dan 8 stasiun latihan fungsional.

Karena itu, peserta tidak hanya membutuhkan kemampuan berlari. Kekuatan otot, daya tahan, dan kemampuan mempertahankan performa setelah melakukan latihan berat juga ikut diuji.

Apa Saja Latihan dalam HYROX?

Delapan stasiun latihan dalam HYROX terdiri dari berbagai gerakan yang menguji bagian tubuh dan kemampuan fisik yang berbeda.

Peserta akan melakukan SkiErg, sled push, sled pull, burpee broad jumps, rowing, farmer's carry, sandbag lunges, dan wall balls. Setiap latihan dilakukan setelah peserta menyelesaikan segmen lari 1 kilometer.

Misalnya, peserta harus mendorong sled atau kereta berbeban, kemudian kembali berlari sebelum menghadapi latihan berikutnya. Pola tersebut membuat tubuh harus terus beradaptasi antara aktivitas kardio dan latihan kekuatan.

Tidak Hanya untuk Atlet Profesional

Meski terlihat berat, HYROX tidak secara khusus dibuat untuk atlet profesional. Penyelenggara menyediakan beberapa kategori yang memungkinkan peserta dengan tingkat kemampuan berbeda mengikuti kompetisi.

Advertisement
Editor : Inayah Choirunisa

Artikel Terkait

Tak Perlu Olahraga Lama, Jalan Singkat Setelah Makan Bisa Bantu Kendalikan Gula Darah

Tak Perlu Olahraga Lama, Jalan Singkat Setelah Makan Bisa Bantu Kendalikan Gula Darah

Jalan kaki singkat setelah makan terbukti membantu mengendalikan kenaikan gula darah dan respons insulin. Aktivitas ringan selama 10 menit ini bisa jadi langkah sederhana mencegah lonjakan glukosa pascamakan.

Patah Hati, Lalu Lari: Ketika Olahraga Jadi Cara Mengalihkan Diri

Patah Hati, Lalu Lari: Ketika Olahraga Jadi Cara Mengalihkan Diri

Setelah putus cinta, sebagian anak muda memilih mengisi waktu dengan lari, gym, hingga naik gunung. Bukan untuk langsung melupakan mantan, tetapi mencari rutinitas baru agar hari-hari terasa lebih terisi.

Hot Mat Pilates Lagi Hype, Olahraga di Ruangan Panas Kini Jadi Tren

Hot Mat Pilates Lagi Hype, Olahraga di Ruangan Panas Kini Jadi Tren

Hot Mat Pilates mulai banyak dilirik karena dilakukan dalam kondisi ruangan yang lebih panas.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer