
SOLOBALAPAN.COM – Memiliki berat badan ideal kerap dianggap sebagai tanda tubuh sehat. Namun, angka timbangan yang normal tidak selalu menggambarkan kondisi kesehatan secara keseluruhan. Sebagian orang dengan tubuh relatif ramping justru memiliki perut buncit akibat penumpukan lemak di area perut atau rendahnya massa otot.
Kondisi ini kerap dikaitkan dengan istilah skinny fat, yakni sebutan populer untuk seseorang yang memiliki berat badan atau indeks massa tubuh (IMT) normal, tetapi persentase lemak tubuh relatif tinggi dan massa otot rendah.
Salah satu hal yang perlu diwaspadai adalah lemak viseral (visceral fat), yaitu lemak yang tersimpan di rongga perut dan mengelilingi organ dalam, seperti hati dan usus. Jika jumlahnya berlebihan, lemak ini berkaitan dengan peningkatan risiko gangguan metabolik, termasuk diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.
Lantas, apa saja faktor yang dapat menyebabkan perut buncit meski berat badan tergolong normal?
1. Pola Makan Tinggi Gula dan Makanan Olahan
Kebiasaan mengonsumsi minuman manis, makanan tinggi kalori, serta karbohidrat olahan secara berlebihan dapat meningkatkan risiko penumpukan lemak tubuh, termasuk di area perut.
Minuman berpemanis, makanan ringan tinggi kalori, dan makanan olahan tertentu juga dapat membuat asupan energi harian melampaui kebutuhan tubuh tanpa disadari.
Namun, penumpukan lemak tidak semata-mata disebabkan oleh satu jenis makanan atau lonjakan insulin. Keseimbangan energi, kualitas makanan, aktivitas fisik, dan faktor biologis turut berperan.
Untuk membantu menjaga komposisi tubuh, pilih makanan bergizi seimbang yang mencakup sayuran, buah, sumber protein, biji-bijian utuh, dan lemak sehat. Batasi minuman manis serta makanan tinggi gula tambahan.
2. Massa Otot Rendah
Berat badan normal tidak selalu berarti komposisi tubuh ideal. Seseorang bisa memiliki massa otot relatif rendah dan persentase lemak tubuh lebih tinggi meskipun angka timbangannya masih berada dalam rentang normal.
Kondisi ini dapat membuat tubuh tampak kurang berotot, sementara lemak di area perut terlihat lebih menonjol.



