
SOLOBALAPAN.COM - Buncis (Phaseolus vulgaris) sering kali hanya diolah dengan cara ditumis bersama bumbu sederhana atau dijadikan pelengkap hidangan seperti sup dan cap cay.
Padahal, sayuran polong berwarna hijau ini menyimpan kekayaan nutrisi yang luar biasa bagi kesehatan tubuh jika diolah dengan benar.
Misalnya dengan cara dikukus atau direbus sebentar.
Rendah kalori namun kaya akan serat, vitamin, dan mineral penting, buncis menawarkan berbagai manfaat kesehatan yang sayang untuk dilewatkan.
Dalam 100 gram buncis, terdapat kombinasi zat gizi harian yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.
Di antaranya Vitamin C dan A yang berperan sebagai antioksidan utama penguat imun dan kesehatan mata.
Kemudian Vitamin K yang sangat penting untuk proses pembekuan darah dan pembentukan massa tulang.
Serat pangan (solubel dan insolubel) membantu meelancarkan sistem pencernaan dan mengontrol kadar kolesterol.
Kandungan asam folat (Vitamin B9) dalam buncis membantu pembentukan sel darah merah serta sangat baik untuk perkembangan janin.
Buncis juga kaya akan mineral esensial, berupa kalium, magnesium, dan zat besi untuk menjaga fungsi organ harian.




