Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

'Wong Lanang Lemu Kok Order MiChat', Kalimat Sepele Wanita Open BO di Hotel Johar Semarang yang Buat Nyawanya Tak Selamat di Tangan Pelanggan

Laila Zakiya • Selasa, 12 November 2024 | 19:07 WIB
Pelaku Pembunuhan ketika digelandang di Mapolrestabes Semarang.
Pelaku Pembunuhan ketika digelandang di Mapolrestabes Semarang.

SOLOBALAPAN.COM – Kasus pembunuhan tragis yang terjadi di Hotel Johar, Semarang Tengah, menguak fakta mengejutkan.

Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku Eko Prasetyo (22) di Semarang itu bermula dari sebuah kalimat yang membuatnya merasa terhina.

Remaja yang bekerja sebagai penjual cilok ini nekat membunuh Nadia Juni Setya Utami (25) setelah tersinggung oleh ucapan yang dilontarkan korban selama berada di Hotel Johar Semarang.

Eko Prasetyo, yang tengah berurusan dengan masalah keluarga, memilih kabur ke Semarang dan menginap di Hotel Johar.

Melalui aplikasi MiChat, ia melakukan transaksi open BO untuk mencari pelampiasan.

Pada Kamis (7/11/2024), korban Nadia yang berusia 25 tahun menjadi klien ketiganya selama menginap di hotel tersebut.

Namun, ketika Nadia tiba di kamar, Eko merasa kecewa karena penampilan fisik korban tidak sesuai dengan foto yang dipajang di akun MiChat.

"Saya komplain, kok beda sama yang di foto. Yang di foto cantik, tapi yang datang enggak sesuai," keluh Eko saat diperiksa oleh polisi.

Meskipun kecewa, Eko tetap melanjutkan transaksi dan berhubungan badan dengan korban.

Setelah 45 menit, Nadia pergi ke kamar mandi.

Namun, saat kembali, ia melontarkan kalimat yang membuat Eko naik pitam: "Kamu itu wong lanang lemu (laki-laki gemuk -red) kok order-order MiChat, mas."

Baca Juga: Gibran Rakabuming Buka Layanan Pengaduan lapor Mas Wapres Lewat WhatsApp, Begini Cara Menghubunginya!

Ucapan dari Nadia yang mengejek fisik Eko membuatnya merasa sangat terhina.

Perkataan tersebut menjadi pemicu tindakan brutal Eko yang kemudian langsung menyerang Nadia.

"Saya sakit hati karena dia ngomong dengan nada tinggi," ungkap Eko, seperti dikutip SoloBalapan.com dari Radar Semarang.

Tanpa berpikir panjang, Eko mengikuti korban yang baru keluar dari kamar mandi.

Ia memojokkan Nadia ke dinding, mencekiknya selama lima menit hingga korban tidak sadarkan diri.

"Saya dorong, saya cekik, sampai korban jatuh ke lantai. Kemudian saya injak leher dan dada korban," jelas Eko.

Setelah memastikan korban meninggal, Eko mencoba menutupi jejak kejahatannya dengan menyembunyikan jenazah Nadia di bawah kolong kasur.

Pada malam itu, Eko bahkan sempat duduk santai, menonton TV, dan merokok di dalam kamar sebelum akhirnya melarikan diri keesokan paginya.

Eko melarikan diri dari hotel pada Jumat pagi (8/11/2024) dengan alasan ingin mencari sarapan.

Ia berpura-pura berpamitan kepada resepsionis, tetapi tujuannya sebenarnya adalah melarikan diri ke Boyolali.

Polisi berhasil menangkap Eko di Terminal Boyolali pada Minggu dini hari (10/11/2024), namun Eko sempat mencoba kabur, sehingga polisi terpaksa melumpuhkannya dengan tembakan di kaki.

"Iya, itu pas saya sedang ngopi di terminal," kata Eko saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolrestabes Semarang.

Baca Juga: Gratis! 10 Link Poster Hari Ayah Nasional 2024 Terbaik Tanpa Ribet Desain, Tinggal Edit Teks Sesuai Kebutuhan!

Jenazah Nadia ditemukan oleh karyawan hotel pada Sabtu (9/11/2024) setelah mencium bau busuk dari kamar nomor 24.

Ketika petugas hotel masuk, mereka menemukan mayat korban di bawah kolong kasur. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #open bo #wanita panggilan #Hotel Johar Semarang #pembunuhan